Aplikasi Pencuri Data Ini Bikin Rugi Miliaran Rupiah

Aplikasi Pencuri Data Ini Bikin Rugi Miliaran Rupiah

Segera Hapus , 11 Aplikasi Android ini Diam-diam Panen Data Pribadimu, Menginjak dari Lokasi sampai Email

11 Aplikasi pencuri data diam-diam di Google Play Store

KOMPAS

11 Tuntutan pencuri data sembunyi-sembunyi di Google Play Store

GridHype.id-Momen ita mendownload sebuah aplikasi pada handphone kita, cak semau baiknya melakukan pengkhususan sampai-sampai habis tentang petisi tersebut.

Hal ini dikarenakan terserah beberapa petisi Android nan tutup mulut-sengap mencolong data pribadi nasib baik kita.

Dilansir berpokok Kompas.com, terletak sejumlah aplikasi Android yang diselidiki lantaran menuai data pribadi pengguna secara bungkam-diam.

Data pribadi pengguna yang diambil meliputi data GPS, nomor telepon, email dan sebagainya.

Malware di Google Play Store tidak hal yang baru bagi para peretas bakal mengejar keuntungan finansial.

Cuma, berbeda dengan yang ditemukan di 11 aplikasi ini.

Menurut maklumat The Wall Street Journal, malware di 11 permintaan ini berisi pengembangan perlengkapan lunak (SDK) yang dilaporkan mengapalkan data ke kontraktor kubu nan terhubung ke komunitas intelijen Amerika Maskapai.

Setelah SDK aktif, ia akan mengumpulkan data kerumahtanggaan jumlah samudra, tercatat lokasi nan tepat, nomor telepon, email, dan perangkat di sekitarnya.

SDK punya akses mumbung ke sistem clipboard, termasuk kata sandi yang disimpan di sana. SDK sekali lagi bisa memindai bagian sistem file, termaktub di mana WhatsApp mengunduh dan menyimpan file.

Baca Juga: Mau Ubah Uang Baru di BI Sekarang Harus Pesan Terlampau Secara Online, Begini Caranya

Data-data yang berhasil dipanen para konsumen menunggangi SDK ini kemudian dikirim ke firma yang terkait dengan peguyuban intelijen itu.

Temuan ini sudah lalu dilaporkan ke Google pada 20 Oktober 2021 dan Google mengamalkan penggalian seterusnya.

Baca Juga :  Sudah Siap Dengan Teknologi 5g Di Tahun 2021 Ini 3 Operator Pemenang Frekuensinya

Daftar 11 permohonan adalah sebagai berikut:

  • Speed Camera Radar (10 miliun download)
  • Al-Moazin Lite (Prayer Times) (10 juta download)
  • WIFI Mouse (remote control PC) (10 juta download)
  • QR & Barcode Scanner (5 miliun download)
  • Qibla Compass – Bulan berkat 2022 (5 juta download)
  • Simple Weather & Clock Widget (5 juta download)

Baca Juga: Tren Medsos Ancam Kemanan Pribadi, Juru Beberkan Sebab Pengguna Mudah Terperangkap dan Bukan Pikir Panjang

  • Handcent Nex SMS- Text w/MMS (1 miliun download)
  • Smart Kit 360 (1 juta download)
  • Al Quran MP3 – 50 Recitors & Translation Audio (1 juta download)
  • Full Alquran MP3 – 50+ Language and Translation Audio (1 juta download)
  • Audiosdroid Audio Studio DAW

Tips pergi aplikasi berbahaya


Dosen Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Perkumpulan Sebelas Maret (UNS) Nurcahya Pradana Taufik Prakisya mengingatkan, pengguna selalu waspada.

Waspada ini tersapu aplikasi yang diunduh baik berbimbing dengan kegiatan keagamaan, keuangan, olahraga, kesehatan, ataupun lainnya.

Ia mengimbau seharusnya para pengguna mencermati beragam pemberitaan tentang sebuah aplikasi sebelum yakin mengunduh dan menggunakannya.

Baca Sekali lagi: Malware Joker Kembali Muncul dan Siap Curi Uangmu, Lekas Hapus 15 Aplikasi Android Ini Jika Bukan Mau Rugi Berat

“Sebelum diunduh, bertambah baik kita cermati dulu sekilas tentang aplikasinya. Lalu fitur apa saja yang akan kita peroleh, perizinan segala saja nan terlazim, dan sensor apa sekadar yang digunakan. Biasanya ada di deskripsi aplikasinya,” jelas dia.

Tak sahaja memperhatikan apa yang ada di dalam aplikasi tersebut, tetapi juga menelaah siapa pengembangnya.

“Kembali perlu dilihat, apakah pengembang aplikasi merupakan developer nan jelas atau lain,” ujar dia.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Data Analyst Indofood Group Jakarta

Baca ulasan

Terakhir, pemakai diminta kerjakan gegares membaca kolom penilaian dari konsumen bukan di putaran bawah setiap aplikasi yang terserah di Play Store.

“Jika menyangsikan bisa kita tinggalkan doang dan memilah-milah aplikasi bukan yang lebih jelas,” ujar anda.

Dari semua imbauan yang disampaikan, semuanya adalah upaya-upaya yang harus dilakukan di awal kita akan mengunduh satu aplikasi.

Ketika aplikasi sudah terunduh, pengguna tidak dapat juga mencegah ataupun pergi potensi pencurian data pribadi, jikalau memang ada indikasi permintaan tersebut melakukan kejahatan siber itu.

“Betul seperti itu (penangkalan). Jadi memang bertambah ke kemampuan literasi teknologi berpunca individu menurut saya,” pungkas dia.


Baca Juga: Kapitalisasi Bodong Lagi-lagi Tipu Membernya Hingga Miliaran Rial, Indra Beksi yang Dituding Jadi Praktisi Sederum Klarifikasi

(*)

Cek Berita dan Kata sandang yang tidak di Google News









PROMOTED CONTENT


Video Pilihan




Aplikasi Pencuri Data Ini Bikin Rugi Miliaran Rupiah

Source: https://hype.grid.id/read/433247482/segera-hapus-11-aplikasi-android-ini-diam-diam-panen-data-pribadimu-mulai-dari-lokasi-hingga-email?page=all