Banjir Yang Sering Terjadi Di Sekitar Pemukiman Penduduk Di Daerah Perkotaan Akibat Semakin Dangkal Dasar Sungai Pendangkalan Sungai Terjadi Akibat Adanya Penduduk Yang Membuang Sampah Ke Sungai Pen

Banjir Yang Sering Terjadi Di Sekitar Pemukiman Penduduk Di Daerah Perkotaan Akibat Semakin Dangkal Dasar Sungai Pendangkalan Sungai Terjadi Akibat Adanya Penduduk Yang Membuang Sampah Ke Sungai Pen


KOMPETENSI INTI YANG AKAN DI CAPAI :



3.




Mencerna ,menerapkan,menganalisis pengetahuan faktual, lengkap, prosedural





berdasarkan rasa ingintahunya mengenai ilmu kenyataan, teknologi, seni, budaya,






dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kewarganegaraan, kenegaraan,dan





peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan proklamasi





prosedural sreg bidang kajian yang spesial sesuai dengan bakat dan minatnya bagi





mengendalikan keburukan


KOMPETENSI DASAR Yang AKAN DI Raih :



3.1


Memaklumi pengetahuan radiks geografi dan terapannya intern spirit sehari





perian.



A.





PENDAHULUAN

Bacot

geografi


berasal berbunga bahasa
Yunani:
geo


berharga

bumi

dan

graphein


berguna

Garitan atau lukisan.


Jadi secara literal, geografi berarti
gubahan mengenai bumi.








Oleh karena itu, geografi sering disebut
ilmu marcapada

sahaja
yang dipelajari internal geografi bukan sekadar adapun adapun pengetahuan yang ada sreg permukaan marcapada namun, melainkan lagi berbagai hal nan ada di di luar bumi, di dalam bumi benda-benda di ruang angkasa pun timbrung menjadi incaran kajian geografi. Dengan definisi singkat di atas perlu diperluas dan dilengkapi sehingga mencakup semua dikaji dalam studi geografi.


Geografi dapat didefinisikan sebagai guna-guna yang mem mengkaji bumi dan segala sesuatu yang ada di atasnya, seperti pemukim, binatang, dunia tumbuhan,iklim, udara, dan segala interaksinya.




v




Berdasarkan hasil seminar lokakarya di Semarang (1989) Geografi


yakni



Ilmu


pengetahuan yang mempelajari persamaan dan perbedaan gejala





alam dan




vitalitas di muka bumi (gejala geosfer) serta interaksi





antara turunan dan




lingkungannya dalam konteks keruangan dan





kewilayahan.

Pengertian tersebut pasti sahaja belum sempurna, sekadar kiranya sudah patut sebagai awal lakukan mengetahui hakikat dari studi geografi, maupun dengan kata lain,


geografi ialah


eksplorasi tentang gejala-gejala di permukaan bumi secara keseluruhan n domestik





hubungan dan




keruangan, tanpa melalaikan setiap gejala yang terjadi yaitu





bagian dari keseluruhan penajaman




geografi.

Perkembangan aji-aji Ilmu permukaan bumi sudah ada sejak masa prasejarah. Keinginan untuk memenuhi kebutuhanya menjadi dasar bagi manusia bikin mempelajari bumi lega perian itu. Butir-butir tersebut terus berkembang sepikiran dengan laju peradaban khalayak. Sreg dahulu kala, manusia mutakadim mengepas menargetkan kursi mereka di muka manjapada. lni merupakan awal dalam pembuatan peta seperti waktu ini ini.

Intiha abad ke-18, aktivitas penggalian Ilmu permukaan bumi semakin meningkat., studi Geografi pada intiha abad ke-18, diilhami makanya perdebatan hebat mengenai umur manjapada. Perdebatan ini dibakar oleh faktor-faktor agama pada waktu itu. Peninggalan sisa purba yang ditemukan di mana-mana turut andil dalam perdebatan itu.

Dari persoalan di atas, sosok mulai mengamati dan mempelajari gejala alam yang
terjadi mayapada secara ilmiah dengan melepaskan kajian bumi dari prasangka-prasangka kuno yang berkembang momen itu. Akibat pengaruh semenjak ilmu lain, hobatan Geografi membelah dan membelah kembali menjadi beberapa cabang. Cabang-simpang ilmu tersebut kemudian berdiri seorang. Suka-suka nan mempelajari samudra, bentuk tampang bumi, album bumi, dan terserah yang mempelajari penduduk bumi.



B.





Perkembangan Aji-aji Geografi

Istilah
Geografi
terbit berpokok
dua kataYunani, adalah

geo






yang berarti

bumi


dan

graphein









yang


signifikan

menulis.




Signifikansi Geografi pertama kali diperkenalkan oleh
Eratosthenes


(276­194

SM) internal karyanya yang berjumlah tiga jilid dengan kop

Geographica.






Privat sendi itu, beliau menggambar bayangan permukaan dunia, ki kenangan, dan konsep terdahulu Geografi.

la

menyimpulkan bahwa bumi berbentuk buntak dengan tingkatan kelilingnya

24.650 mil. K
eliling bumi di ketahui pada detik itu ialah

24.875 mil.

Pertengahan abad ke-2
M, Claudius Ptolemeus
menyatakan bahwa Geografi





adalah penyampaian melalui peta sebagian satah bumi yang





memperlihatkan kenampakan secara umum.

Claudius Ptolomeus sangat berfaedah dengan jalan pembuatan peta.

Kumpulan peta yang ia buat terkenal dengan



Denah





Ptolemeus



.




Claudius Ptolemeus mengatakan bahwa pada dasarnya Geografi sangat berbeda dengan korografi, karena
Geografi pembahasannya lebih mementingkan situasi-hal yang berkepribadian kuantitatif,
sedangkan
korografi mengutamakan pembahasan dan kenampakan nirmala suatu daerah.

Pada awal abad pertengahan, pembahasan Geografi lebih ditekankan bikin

kepentingan penyiaran

agama, perjalanan, dan perkulakan.
Bernhard Varen
atau makin dikenal
Varenius


(1622-1650)

mengadakan pengaturan mengenai Ilmu permukaan bumi ke dalam bukunya

Geographia Generalis

.




Dalam buku itu, Ilmu permukaan bumi dibagi menjadi
Ilmu permukaan bumi umum
dan
Ilmu permukaan bumi spesialis.


Geografi masyarakat


menelaah bumi secara awam nan berhubungan dengan gejala keilmuan






parasan manjapada, seperti gejala litosfer, hidrosfer, dan angkasa luar, serta





mempelajari proses nan terdapat di dalamnya.


Geografi spesialis


mempelajari hal alias kelainan nan berkaitan dengan gejala-gejala sosial







kebudayaan di permukaan mayapada, kemudian berkembang menjadi








Geografi regional.

Dalam parkembangan selanjutnya, Ilmu permukaan bumi makin dipengaruhi oleh paham
Darwinisme
tentang teori evolusi dan organisasi. Ilmu Geografi lagi dipengaruhi oleh paham fisis determinis. Reaktif ini mengatakan bahwa arwah di bumi banyak ditentukan oleh faktor awak bumi itu seorang.





Hal ini terlihat dengan munculnya beberapa induk bala Geografi bak berikut.
:


1.




Karl Ritter


(1779-1859) mengatakan bahwa Geografi merupakan suatu selidik tentang bum i sebagai wadah hidup manusia yang kawasan pembahasannya yaitu semua fenomena di permukaan bumi, baik organik alias alam anorganiknya yang berkaitan dengan nyawa manusia.


2.




Friederich Ratzel


(1844-1904), ahli Geografi Jerman dengan ajarannya
anthropogeographie
mengemukakan k6nsepnya
Labensraum
maupun
Living Space
yang memandang negara sebagai organisasi kehidupan. Di intern proses perkembangannya, organisasi hidup memerlukan makan, minum, dan ruang roh, sehingga cak bagi memenuhi kebutuhan hidupnya dia berburu dan menguasai.distrik alias wilayah sekitarnya, khususnya area yang lemau.




3. Elsworth Huntington


(1876-1947), ahli Ilmu permukaan bumi Amerika Maskapai menekankan iklim andai penentu kehidupan ( determinis iklim). Huntington mengatakan bahwa Geografi merupakan suatu penyelidikan tentang fenomena permukaan bumi serta penduduk yang mendiami distrik latar mayapada tersebut.

Di Perancis dipengaruhi oleh revolusi posibilisme.
Tokoh distribusi ini
adalah
Paul Vidal De la Blache (1845-1918).
la
mengatakan bahwa Geografi pada
dasarnya mempelajari tentang kualitas negara- negara dengan
konsepnya
Genre de Vie,
yakni tipe proses produksi nan dipilih manusia semenjak kemungkinan




yang diberikan alam.


Signifikasi Geografi di Indonesia

Ilmuwan
N-Daljuni
mengatakan bahwa Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mengajarkan





manusia dalam ira nan meliputi:


1)




spasial


alias
ira
adalah diseminasi gejala alami dan manusiawi di






muka bumi;


2)




ekologi


atau
mileau
ialah penyesuaian anak adam dengan Iingkungan



fisis









dan biologisnya; dan


3)




region


merupakan kawasan tempat tinggal hamba allah berlandaskan kesatuan





fisiografisnya.








Prof. Dr. R. Bintarto


mengatakan bahwa Geografi pada dasarnya ialah ilmu







pengetahuan yang melukiskan, menerangkan kebiasaan-sifat bumi,





menganalisis gejala-gejala duaja dan penduduk, serta mempelajari coral


(yang





khas tentang kehidupan dari unsur-unsur bumi n domestik ruang dan waktu.

Bersendikan pengertian di atas dapat dikatakan bahwa

Baca Juga :  Jenis Topologi Bus Menggunakan Connector Berjenis



Geografi yakni ilmu





pesiaran yang





menggambarkan, melukiskan, maupun

















mendeskripsikan peristiwa-kejadian nan berkaitan





dengan pertepatan





dan


















perbedaan, baik yang terletak di daratan, lingkungan perairan,

















lingkungan awan, maupun lingkungan sukma.


B


.



Ruang Spektrum dan Ilmu Penunjang Materi Geografi





  1. Ruang Lingkup Materi Ilmu permukaan bumi



Sreg dasarnya ulas spektrum Geografi mempelajari hal-kejadian berikut ini.
:




a.







Lokasi :



menyangkut identifikasi dan mengingat-ingat letak maupun lokasi suatu bekas, ciri-ciri









permukaannya, penduduk, dan kegiatannya dengan memperalat garis





lintang dan garis bujur.




b.







Hubungan Keruangan :



terjadi takdirnya antara satu ajang, permukaan suatu daratan, dan









penduduknya terjadi karena terdapat keterkaitan. Wasilah keruangan ini





terdepan cak bagi membangun suatu bekas alias kegiatan penduduk.









Contoh: ii kabupaten-daerah tingkat industri.






c.







Kepribadian Distrik :




Ciri-ciri suatu kawasan dengan mempelajari daerah tersebut yang









menutupi hal- hal yang menjadi potensial distrik tersebut
.

Khuluk suatu










wilayah boleh dipelajari melangkahi meres kapling, iklim, jenis binatang,





tumbuh-tumbuhan.




d.







Persilihan Bidang Bumi :



nan disebabkan hamba allah maupun umbul-umbul. Perubahan









latar bumi disebabkan oleh gejala alam mis air ampuh dan perubahan di





sebabkan manusia. Contoh: orang pindah ke tanah baru sehingga





mengubah rataan kapling di arena baru tersebut.



Kenyataan di atas menunjukkan bahwa ruang lingkup studi Ilmu permukaan bumi lampau luas. Begitu luasnya ruang lingkup itu, maka tidak kelihatannya dapat dikuasai hanya dalarn satu kajian Geografi saja. Karena itu, jangan heran jika ada bilang disiplin ilmu yang merupakan bagian terbit guna-guna geografi.


  1. Korban Studi Geografi




Alamat penelitian Geografi yaitu


geosfer dengan mengulas tentang urat kayu dan waktu serta







memerhatikan nikah timbang balik antara unsur- unsur yang terdapat diatasnya.

Secara garis besar obyek riset Ilmu permukaan bumi dibagi menjadi dua fragmen adalah

:


a.




Obyek material






: obyek yang dipelajari dalam Geografi Masyarakat yang meliputi berusul litosfer,







hidrosfer, atmosfer, biosfer dan biosfer


b.




Obyek formal








:


Cara pandang terhadap obyek material (litosfer, hidrosfer, angkasa luar,






biosfer dan biosfer) nan di tinjau dari kacamata pandang keruangan,





kewilayahan dan lingkungan dibahas dalam Geografi sosial dan





Geografi regional

.


Ilmu penunjang yang membantu Geografi sebagai berikut.




Ø



Biologi: ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup.


Ø



Demografi: ilmu nan mempelajari tentang kependudukan.


Ø




Ekonomi: ilmu yang mempelajari akan halnya gerakan-usaha

manusia

dalam memenuhi








kebutuhan hidupnya


Ø



Ilmu bumi: ilmu nan mempelajari struktur bahan pada lapisan alat peraba mayapada atau litosfer





dan segala apa gejalanya.


Ø



Antropologi: ilmu yang mempelajari mengenai kultur.


Ø



Ekologi: ilmu yang mempelajari hubungan

timbal

balik antara makhluk spirit





dengan lingkungannya.


Ø



Ilmu masyarakat: ilmu yang mempelajari akan halnya kemasyarakatan.


Ø




Oseanografi: aji-aji yang mempelajari mengenai laut dengan segala gejalanya, seperti





salinitas, relief sumber akar laut, dunia tumbuhan dan faunanya,kedalaman, dan arusnya.


Ø



Geomorfologi: ilmu yang mempelajari ukiran permukaan mayapada.


Ø



Klimatologi- ilmu yang mempelajari tentang iklim.


Ø



Hidrologi: hobatan yang mempelajari adapun air, balk air darat maupun air di samudra





maupun laut.


Ø






Meteorologi: ilmu nan mempelajari tentang cuaca.


Ø






Zoogeografi: aji-aji yang mempelajari pendakyahan hewan.


Ø






Phytogeografi: ilmu yang mempelajari penyebaran bertunas-pokok kayu.


Ø






Geofisika: ilmu yang mempelajari keadaan di bawah tanah maupun di
intern manjapada.


Ø






Hidrogeografi: ilmu nan mempelajari seluk-beluk perairan di daratan yakni batang air,





tasik, air petak,rawa.


Konsep



Asal




Geografi




/ konsep Esensial Geografi




dan Contoh Penerapannya dalam





Pengajaran Ilmu permukaan bumi






1.





Konsep



Lokasi



, Yakni :

Konsep Lokasi dibagi menjadi 2, Yaitu :

  1. Lokasi absolut
  2. Lokasi nisbi



*




Lokasi adikara, artinya lokasi maupun kancah suatu negara bersendikan garis lintang



dan garis
bujur.



Contoh : Lokasi absolut negara Indonesia yakni : 6°LU–11°LS
dan



95°BT – 141°BT



*




Likasi relatif, artinya lokasi suatu negara berdasarkan kenyataannya di Manjapada / letak



sebenarnya.

Contoh: Lokasi nisbi negara Indonesia yaitu : Indonesia terwalak diantara 2 Benua



( Asia dan Australia ) dan 2 Raksasa ( Samudra Pasifik dan Lautan Hindia )






Bagan: Konsep lokasi Negara Indonesia




2.





Konsep jarak


,Yakni jarak dari suatu tempat nan satu dengan tempat nan bukan.




Jarak geometrik, yang dinyatakan n domestik satuan panjang seperti

:


Km, M, Cm dsb




Jarak waktu


, nan di ukur dengan satuan waktu ( jarak tempuh )
,sama dengan,Jam,Menit,







Momen dsb



3.





Konsep



Keterjangkauan


,Yakni :


mudah atau sulitnya
suatu lokasi untuk dijangkau.

Keterjangkauan dipengaruhi oleh lokasi, jarak dan kondisi medan


§



Misalnya : daerah gunung-gunung dgn hanya jalan setapak , dibandingkan dengan





daerah perkotaan nan mudah dijangkau.


§



Transmigrasi penduduk pulau Jawa ke pulau lain sama dengan, Sumatera, Kalimantan,Sulawesi, Maluku dan Papua bisa ditempuh dan terjangkau dengan pesawat mega)



4.






Konsep Pola



, Adalah:



tatanan geometris yang beraturan. Eksemplar dapat berbentuk garis/ linier, mengelompok acak dan tersebar


.

Pola permukiman gerombol, memencar dan memanjang terkait dengan sungai,Jalan, bentuk lahan dan sebagainya dapat menentukan spesies pekerjaan mulai sejak sosok nan terlampau di wilayah tersebut
.



5.





Konsep



Morfologi



,Yaitu :


Bentuk lahan terkait dengan proses pengendapan dan







penggunaan






lahan



6.





Konsep



Aglomerasi



,Yaitu :

adalah kecenderungan

mengelompokkan

suatu gejala







yang



tersapu dengan aktivitas



manusia
.

Penduduk cenderung gerombol sreg tingkat yang sejenis, wilayah cemar, ki berjebah



7.





Konsep



Poin Kegunaan

,Ialah:

konsep yang berkaitan dengan biji

arti satu



kawasan yang dapat
dikembangkan menjadi potensi
yang menunjang



kronologi suatu provinsi.





(Daerah nan digunakan untuk Lokasi Daerah wisata bisa bernilai kian tinggi di





bandingkan untuk nan lainnya
)



8.





Konsep



Interaksi/Interdepedensi


,


Adalah :

konsep yang menunjukkan keterkaitan dan








ketergantungan suatu
provinsi
dengan daerah lain bikin ganti
menyempurnakan



kebutuhannya.

,
(Gerakan eksodus basyar dari wilayah yang padat penduduknya ke daerah yang elusif penduduknya)



9.





Konsep



Dinferensial Areal


,Merupakan :
konsep yang membandingkan dua wilayah cak bagi






menunjukkan adanya
perbedaan antara satu kawasan dengan wilayah lain
karena tiap-tiap wilayah
memiliki
karakteristik solo masing- masing.


(Fenomena yang berbeda dari satu tempat ketempat lain.)



10.





Keterkaitan Ruang


,







Yaitu konsep nan menunjukkan

tingkat keterkaitan antar







wilayah dan mendorong terjadinya interaksi
kausalitas antar wilayah


(Kekhususan suatu distrik menyorong berbagai tulangtulangan kerjasama alias tukar tukar mengganti jasa dengan wilayah lain.)


    3. GEJALA Geografi Dalam KEHIDUPAN SEHARI- HARI



N domestik kehidupan sehari – periode kita jumpai bermacam-macam gejala geosfer, antara lain :


a.



Yuridiksi cuaca dan iklim dengan masa tanam dan keberagaman pokok kayu dibidang persawahan


b.



Kontrol kilangangin kincir terhadap aktivitas penangkapan lauk maka dari itu nelayan.



c.


Pengaruh bentukan cahaya muka bumi (relief) terhadap arketipe- pola permukiman penduduk


d.




Otoritas lokasi sirkuit muslihat- pusat aktivitas penduduk seperti sarana pendidikan


4 (



Catur


)




PRINSIP Dalam GEJALA GEOGRAFIS


1.



Kaidah Persebaran : Suatu gejala nan tersebar bukan merata dipermukaan bumi yang meliputi beber kalimantang, tumbuhan, hewan, dan manusia.

2.
Kaidah Interelasi : suatu koalisi saling tercalit intern ulas , antara gejala yang satu dengan yang lainnya

3.
Prinsip Deskripsi : penjelasan lebih jauh adapun gejala- gejala yang kita selidiki/pelajari disajikan dalam gambar kerangka, tulisan grafik dan peta

Baca Juga :  Buku Sekolah Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tingkat Sd Kelas 4 Empat

4.
Prinsip Korologi : gejala, fakta ataupun ki aib geografi di suatu wadah nan ditinjau sebarannya, interelasinya, interaksinya dan integrasinya intern ruang tertentu, sebab pangsa itu akan mengasihkan karakteristik kepada wahdah gejala tersebut.


PENDEKATAN GEOGRAFI

Dalam ilmu permukaan bumi modern yang dikenal dengan ilmu permukaan bumi terpadu (intergated geography)

Digunakan

3 (
tiga
)

pendekatan., yaitu

:


·



Pendekatan

analisis keruangan,


·



Pendekatan

kelingkungan


·



Pendekatan

kompleks negeri.


a. Pendekatan Keruangan



Kajian yang mendasar lega perbedaan lokasi dan daerah- kewedanan di sekitarnya.

Factor – factor yang menentukan pola penyebaran dan cara menentukan paradigma sehingga dicapai penyerantaan nan lebih baik, efisien dan lebih baik.

Analisis keruangan membutuhkan pusparagam data lokasi yang menutupi
data bodi, misalnya ketinggian tempat, keberagaman tanah, dan kedalaman air tanah.


Data luas area


, misalnya luas sawah, luas hutan, dan luas pemukiman.


b. Pendekatan Kelingkungan



Analisis yang mendasar pada interaksi organisme dengan lingkungan.

Organisme meliputi manusia, hewan, dan tanaman. Lingkungan meliputi hidrosfer, litosfer, dan ruang angkasa.


c. Pendekatan Kewilayahan



Analisis nan mendasar pada kombonasi antara analisis keruangan dan amatan ekologi.

Kajian ini menekankan pengertian “ areal differentiation “ yaitu adanya perbedan karakteristik tiap – tiap area. Perbedaan ini mendorong suatu wilayah dapat berinteraksi dengan wilayah lain. Perkembangan daerah nan silih berinteraksi terjadi karena ada saling membutuhkan.


I. Jawablah Isian berpangkal Kar Konsep di asal Ini !



II. Pilihlah pelecok satu jawaban yang paling ter-hormat !


1.



Privat ilmu permukaan bumi, prinsip deskripsi sangatlah terdahulu karena pendeskripsian satu provinsi dimaksudkan buat ……..


a.



mengemukakan peta secara teoretis


b.



menciptakan menjadikan bunyi bahasa-huruf angka secara benar


c.



mengembangkan semua potensi perigi sentral nan suka-suka


d.



menyeret minat investor


e.



merencanakan pembangunan negeri


2.



Segala apa sesuatu di seputar insan yang berupa makhluk hidup termuat di dalamnya manusia yakni definisi …..


a.



lingkungan fisikal


b.



lingkungan biologis


c.



lingkungan social


d.



lingkungan abiotik


e.



ilmu permukaan bumi penduduk


3.



Ilmu kabar nan mempelajari rangka-rancangan permukaan dunia nan terjadi karena kekuatan-kakuatan yang berkreasi di dalam dan di atas latar manjapada disebut …….


a.



geofisika


b.



geomorfologi


c.



meteorologi


d.



oseanografi


e.



astronom
i


4.



Faktor yang menentukan iklim di suatu wilayah adalah ….


a.



letak lintang


b.



kerangka negeri


c.



letak bujur


d.



masa


e.



letak lintang dan lembaga area


5.



Menurut para pakar, musim kemarau panjang datangnya ……..


a.



dua periode sekali


b.



tiga tahun sekali


c.



catur tahun sekali


d.



panca hari sekali


e.



enam tahun sekali


6.



Penjelasan selanjutnya mengenai gejala-gejala yang diselidiki atau dipelajari disebut ……


a.



kaidah asosiasi


b.



cara persebaran


c.



pendirian deskripsi


d.



prinsip korologi


e.



pendirian kronlogi


7.



Sreg suatu wilayah pegunungan, ada yang sebagian dimanfaatkan kerjakan distrik budi sosi dan adapula yang sebagian dimanfaatkan bakal provinsi lindung. Hal seperti ini sesuai dengan ………


a.



prinsip kontak


b.



konsep interaksi


c.



prinsip korologi


d.



konsep diferensial areal


e.



prinsip persebaran


8.



Keberadaan suatu indra penglihatan air memberahikan, perigi-sumber gas dan haud-tasik vulkanik aktif, pasti berhubungan dengan aktivitas vulkanik di kawasan tersebut.



Fenomena tersebut sesuai dengan konsep ilmu permukaan bumi, yakni ……..


a.



konsep interdependensi


b.



konsep pola


c.



konsep ilmu bentuk kata


d.



konsep keterkaitan keruangan


e.



konsep jarak


9.



Satu fosil ditemukan puas suatu lapisan batuan dan diperkirakan jiwa puas masa Miosen Atas. Fakta di atas yakni menjawab pertanyaan puas ruang lingkup amatan studi geografi yang bertema ……



a.





where



b.





when



c.





why



d.





how



e.





what


10.



Fenomena hidrosfer, biosfer, litosfer dan ruang angkasa dibahas lega ……..


a.



geografi sosok


b.



geografi fisik


c.



gegrafi umum


d.



ilmu permukaan bumi social


e.



geografi teknik


11.



Geografi merupakan satu studi mengenai perbedaan serta pertepatan geosfer.

Oleh sebab itu, geosfer disebut sebagai ……


a.



mangsa formal geografi


b.



korban fungsional geografi


c.



objek regional geografi


d.



objek material ilmu permukaan bumi


e.



korban fungsional geografi


12.



Pada awalnya, ilmu geografi hanyalah berperilaku cerita-cerita mengenai asam garam dan kesan-kesan satu perjalanan berpokok berbagai macam panggung di marcapada, tanpa menggunjingkan ketepatan posisi bumi dan cirri-ciri khasnya. Tulisan ini dikenal dengan nama …….


a.



logografi


b.



kronologi


c.



chorografi


d.



chorologi


e.



kosmografi


13.



Salah satu penunjang dalam hobatan geografi yang mempelajari lautan beserta isinya disebut …


a.



biologi


b.



geomorfologi


c.



hidrologi


d.



antropologi


e.



oceanologi


14.



Pendekatan yang meninjau manusia sebagai suatu subjek sreg kesatuan pangsa adalah ……


a.



Pende
katan ilmu hayat


b.



pendekatan sejarah


c.



pendekatan obsesi daerah


d.



pendekatan deskripsi


e.



pendekatan keruangan


15.



Penduduk Indonesia sebagian besarada di Pulau Jawa, hal tersebut internal ilmu permukaan bumi








termasuk penyingkapan data penduduk dengan prinsip….


a.



tebaran


b.



interrelasi


c.



deskripsi


d.



korologi


e.



region


16.



Kerumahtanggaan kurun periode panca tahun bungsu, wilayah pantai Barat Sumatera sudah beberapa mungkin di guncang gempa tektonik dan dilihat berpokok struktur geologinya kewedanan tersebut berada di zona tumbukan lempeng.



Prinsip ilmu permukaan bumi yang di gunakan bikin mengkaji fenomena tersebut yakni ….


A.



prinsip persebaran
D. pendirian deskripsi


B.



prinsip sirkulasi
E. prinsip korologi


C.



prinsip interelasi


17.



Pulau jawa penduduknya sangat padat, seandainya dibandingkan dengan pulau lainnya seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya. Fenomena keadaan pemukim ini, mengacu sreg … .


A.



prinsip aliran
D. prinsip deskripsi


B.



prinsip korologi
E. prinsip interseksi


C.



prinsip interelasi


18.



Jurnalis media cetak batik peristiwa argo Merapi Jawa Tengah dengan





menjelaskan penyebab terjadinya, distrik nan kena bencana, aliran magma dan ketakberuntungan







nan di alami pemukim dengan menggunakan tulisan dan gambar-bagan serta





melaporakan keadan pemukim di kancah pengungsian. Peliput media dalam rangka





mengungkap fenomena tersebut sudah lalu menggunakan … .


A.



prinsip diseminasi


D. mandu deskripsi


B.



pendirian korologi


E. mandu interseksi


C.



mandu interelasi


19.



Cangkang Seno pengusaha dari Jakarta
memiliki persil 2 ha di kawasan puncak nan di jadikan





kancah peristirahatan. Sedangkan Pak Dadang mempunyai 1 ha di samping tanah Pak Seno





yang di tanami dengan palawija cak bagi menepati kebutuhan hari-tahun.



Konsep ilmu permukaan bumi yang digunakan bakal mengkaji fenomena tersebut yakni ….


A.



Konsep acuan
D. Konsep nilai kegunaan


B.



Konsep morfologi
E. Konsep aglomerasi


C.



Konsep keterjangkauan


20.



Rangkaian gunung mempunyai suhu lebih sedikit daripada di daerah dataran adv minim.Makanya





karena itu sayuran, teh dan pinus dapat merecup dengan baik di area gunung-gunung.

Konsep







ilmu permukaan bumi yang sesuai dengan hal tersebut adalah …..
.

Baca Juga :  Cabang Ilmu Geografi Yang Secara Khusus Mempelajari Bentuk Permukaan Bumi Dan Proses Pembentuknya Adalah


A.



Konsep

keterkaitan keruangan


D. Konsep

biji kegunaan


B.



Konsep

aglomerasi



E. Konsep

interaksi/interdependensi


C.



Konsep

diferensiasi daerah


21.



Peserta Eksamen Masuk Perguruan tinggi terlambat mengikuti ujian karena salah menanjak kenderaan (BIS) nan menuju tempat pelaksanaan ujian. Fenomena berkaitan dengan …


A.



konsep keterjangkauan






D. konsep morfologi


B.



konsep aglomerasi






E. konsep nilai kegunaan


C.



konsep contoh


22.



Air ampuh yang sering terjadi di sekitar pemukiman penduduk di daerah perkotaan akibat semakin dangkal pangkal sungai. Pendangkalan sungai terjadi akibat adanya penduduk nan membuang sampah ke sungai.



Pendekatan ilmu permukaan bumi untuk mengkaji buat mengkaji hal tersebut adalah ….


A.



Pendekatan keruangan

D. Pendekatan kewilayahan


B.



Pendekatan ilmu lingkungan


E. Pendekatan kompleks wilayah


C.



Pendekatan korologi


23.



Air bah yang terjadi di daerah tingkat Jakarta lain semata karena drainase nan kurang baik saja sekali lagi otoritas dari kawasan sekitar Jakarta seperti Bogor,Depok dan Tangerang.Karena
distrik tersebut sebagai daerah resapan air sudah banyak beralih kemujaraban perumpamaan wilayah pembangunan. Oleh karena itu dalam pengambilan kebijakan
penanganan air ampuh di Jakarta harus juga melibatkan distrik-wilayah tersebut. pendekatan geografi nan digunakan adalah

….


A.



Ilmu lingkungan





D. kelingkungan


B.



Keruangan
E. kompleks negeri


C.



Kemanusian


24.



Keadaan lindu yang disertai dengan tsunami di Jepang beberapa perian nan terlampau telah melululantakkan sebagian besar kota yang berada pada pesisir timur kep. Honsu Jepang. Kejadian ini disebabkan
oleh karena Jepang dilalui makanya pergaulan gunung-gemunung muda sirkum pasifik hasil tumbukan lempeng Pasifik dan Eurasia

,

pendekatan geografi dalam mengkaji fenomena tersebut adalah … .


A.



pendekatan
kemanusian
D. pendekatan temporal


B.



pendekatan mania daerah






E. pendekatan ekologi


C.



pendekatan keruangan


25.




Gejala geosfer:


(1)



terjadinya musibah;


(2)



perubahan sinar dan iklim;


(3)



persebaran pemukiman;


(4)



terjadinya urbanisasi;dan


(5)



perkembangan jumlah warga;

Aspek geosfer sosial di tunjukkan nomor …


A.



(1), (2), dan (3)

D. (2), (4), dan (5)


B.



(1), (2), dan (5)


E. (3), (4), dan (5)


C.



(1), (3), dan (4)


26.



Fenomena geosfer :


(1)



Gunung Bromo melontarakan Pasir dan debur


(2)



Tsunami menghamtan Aceh Darussalam


(3)



Air ampuh bandang melanda China


(4)



Badai salju melanda daerah China


(5)



Angin topan menerjang Daerah Filifina





Aspek fisik

y
ang berkaitan dengan fenomena

lithosfer

terletak pada nomor


A.



(1) dan (2)
E. (3) dan (5)


B.



(1) dan (3)
D. (4) dan (5)


C.



(2) dan (4)


27.



Peristiwa dolok meletus, gempa Manjapada, dan longsor yang sering terjadi di daerah Indonesia. Hal itu adalah arketipe aspek geosfer pada lapisan…


A.






Ruang angkasa







D. Biosfer


B.



Lithosfer





E. Antroposfer


C.



Hidrosfer


28.





Gajah, badak, banteng dan harimau adalah jenis dabat di area Indonesia Putaran Barat,




sedangkan anoa dan komodo adalah hewan khas kawasan indonesia paruh





Pendirian geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah….


A.



prinsip aliran




D.

cara lokasi




B.



prinsip interelasi





E.

prinsip deskripsi


C.



p
rinsip korologi


29.



Perhubungan perkulakan antara Jepang dengn Indonesia dulu intensif, karena jepang membutuhkan bahan plonco nan banyak dihasilkan oleh Indonesia. Sebaliknya Indonesia membutuhkan barang-barang modern produksi Jepang





Konsep ilmu permukaan bumi

yang berkaitan dengan

hal tersebut ialah ….

A
.


konsep
aglomerasi





D.

konsep

biji kegunaan

B.



konsep


keterkaitan keruangan


E.

konsep

interdependensi

C.



konsep



diferensi area


30.



Pada musim hujan bencana persil longsor dan air sebak sering terjadi karena pembabatan pangan.



Pendekatan geografi bagi mengkaji permasalahan tersebut ialah….


A.



Pendekatan keruangan






D. Pendekatan korologi


B.



Pendekatan ekologis






E. Pendekatan mania daerah


C.



Pendekatan campuran


III. Jawablah pertanyaan di radiks ini dengan etis dan jelas!



1.
Jelaskan perkembangan mantra geografi dengan membuat
skema
keteter ?

2.
Jelaskan urat kayu lingkup geografi dalam semangat sehari – hari ?

3.
Jelaskan istilah- istilah berikut ini :



a. Diferensial area
e. Biosfer



b. Aglomerasi
f.
Sistem Informasi Geografi



c. Morfologi
g. Kartografi



d. Korologi
h. Gabungan dan Interaksi

4.
Jelaskan disertai
analisis kelainan Pemukiman Kumuh di kota Surabaya dengan menggunakan Mandu Pendakyahan ?

5.
Jelaskan
diserta analisis musibah Air bah ii kabupaten Surabaya dengan menggunakan Pendekatan Kelingkungan ?

6.
Jelaskan perbedaan obyek formal dan obyek material
?

7.
Jelaskan aspek geografi yang menyebabkan adanya migrasi penghuni ?

8.
Mengapa terdapat perbedaan pola tata ruang kota dan manajemen ruang pedesaan ?

9.
Gambarkan konseptual penyebaran The Pacific of Fire dan amatan perubahannya dengan jenis





batuannya ?

10. Jelaskan perbedaan alamiah bermula Hidrogeografi dengan Hidrologi min 3?


III. Isilah titik- titik dengan jawaban yang benar !



1).
Adaptasi manusia dengan lingkungan jasmaniah dan biologisnya di kenal dengan istilah







………………… …..………….

.2). Ciri- ciri suatu wilayah dengan mempelajari daerah tersebut yang meliputi hal- hal yang





menjadi potensial daerah tersebut …………………………………

3). Cara pandang terhadap obyek material (litosfer, hidrosfer, bentangan langit, biosfer, antroposfer)…



……………………………………….



4). Pola penyebaran pemukiman penduduk di daerah pantai …………………………….,

5). Gejala, fakta, ataupun masalah geografi di satu tempat nan ditinjau sebarannya,





interelasi, interaksi dan integrasi nya disebut mandu ……………………………….

6). Perbedaan karakteristik tiap- tiap kawasan menggunakan pendekatan ……………………

7). Penjelasan seterusnya akan halnya gejala- gejala nan kita selidiki terjadwal prinsip





……………………,

8). Nilai guna lahan di desa mempunyai fungsi perumpamaan ………………………..

9). Tanah longsor merupakan provokasi yang dapat di atasi dengan menggunakan pendekatan





…………………… memindahkan target gangguan ke kewedanan seputar bagi pengungsian





dan




relokasi bencana.

10). Nelayan untuk mendapatkan tangkapan ikan yang banyak dengan berburu lauk di laut,





dengan menggunakan pendekatan ……………………..


IV.



Evaluasi Permulaan


A.



Amatilah dua gambar di atas, jawablah pertanyaan di bawah ini !

Gambar 1



Susuk 2





Fenomena
geosfer
segala apa nan ada puas gambar 1

:


Alam………………………….

Kehidupannya…………………

Fenomena
geosfer
segala yang ada puas gambar 2

:


Pan-ji-panji……………………………
Semangat……………………..

Apa
persamaan
gejala geosfer yang suka-suka pada gambar 1 dan
gambar 2 …………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………..

Apa
perbedaan
gejala geosfer yang cak semau pada rajah 1 dan
bagan 2

…………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………..

Jelaskan interaksi antara manusia dan lingkungannya n domestik konteks keruangan pada rangka 1 dan gambar

2!…………………………….


V.



Tentukan konsep essensial ilmu permukaan bumi yang sesuai dengan pernyataan-pernyataan pada tabel berikut !


1.




Evaluasi kedua


A.



Jelaskan gambar dibawah ini sesuai dengan prinsip geogarfi

Prinsip apa nan digunakan dalam menguraikan rencana
di sam

ping ! ……………………………..

mengapa

:

……………………………………………………………………………………………………………………………………………

Prinsip apa nan digunakan dalam menjelaskan gambar
di samping …………………………..

,


cak kenapa

:

:
……………………………………………………………………………………………………………………………………………

Prinsip apa nan digunakan privat menjelaskan gambar
di samping …………………………..


mengapa:
……………………………………………………………………………………………………………………………………………


Banjir Yang Sering Terjadi Di Sekitar Pemukiman Penduduk Di Daerah Perkotaan Akibat Semakin Dangkal Dasar Sungai Pendangkalan Sungai Terjadi Akibat Adanya Penduduk Yang Membuang Sampah Ke Sungai Pen

Source: https://werdiati.blogspot.com/2014/09/pengetahuan-dasar-geografi_7.html