Ciri Ciri Tanaman Eceng Gondok

Ciri Ciri Tanaman Eceng Gondok

Pernak-pernik Genjer Bengok, Gulma nan Kaya Kelebihan. Foto: Shutterstock.

Tanaman genjer gondok (Eichhornia crassipes) tentu lain luar pun di tengah masyarakat. Salah satu jenis gulma atau tumbuhan pengganggu ini kerap rapung di air atau berakar dalam tanah. Kendati naik daun bak flora yang menggangu, nyatanya tanaman ini memiliki segudang arti tak yang berguna buat kelestarian ekosistem sekitarnya. Jika demikian, mengapa tanaman ini tergolong sebagai gulma?

N domestik total ki akbar, tanaman yang sering disebut kelipuk – dalam dialek Palembang – digadang-nyiru sebagai penyebab berasal rusaknya biota air, tempat pohon tersebut berkembang biak.

Namun seiring majunya hobatan makrifat, pokok kayu yang satu ini diketahui n kepunyaan manfaat serta berguna bikin berbagai ragam varietas kebutuhan, sebagai halnya pakanan, pabrik hingga pelestarian alam.

Itu sebabnya, kiranya tidak keliru menilai flora suatu ini, simak ulasan lengkapnya bersama Greeners.


Morfologi dan Ciri-Ciri

Ciri-ciri eceng gondok sebenarnya cukup mudah dikenali. Selain banyak ditemukan di rawa, tasik dan sungai, salah satu kekhasan berpangkal tumbuhan ini merupakan siklus perkembangbiakannya yang cukup cepat.

Dikutip dari harian Perhimpunan Daerah Yogyakarta (UNY), setiap dasa tumbuhan kelayan gondong gemuk berkembang biak menjadi 600.000 tanaman baru dalam kurun masa delapan bulan saja.

Beralaskan morfologinya, pokok kayu yang satu ini terdiri berasal helai daun, pengapung, leher daun, ligula, akar, akar tunggang rambut, ujung akar susu dan stolon perumpamaan tempat proliferasi.

Benar sekali, pokok kayu yang pertama siapa ditemukan di perairan Amazon ini memang tidak memiliki batang, sehingga tataran reratanya diketahui tetapi berkisar 0,4-0,8 meter saja.

Ciri-ciri kelayan gondok lain yang dapat kita lihat adalah bentuk daunnya nan bujur telur dan tunggal. Sumber akar patera tersebut biasanya runcing dan melembung, dengan permukaan licin serta berwarna baru.

Baca Juga :  Jaring Hitam Untuk Tanaman

Selain itu, tumbuhan ini pun n kepunyaan anakan nan tergolong majemuk, berbentuk bulir dengan pelupuk menyerupai tabung. Biji bunga ini biasanya bercelup hitam dan berbentuk buntar.

Ditambah lagi, buah berbunga rente tersebut berongga tiga dan bercelup plonco. Akarnya yang menjulai merupakan akar serabut rimbun bercelup hitam dengan permukaan bercorak ungu.


Habitat Eceng Gondok

Ecek gondok umumnya boleh bertunas di dekat seluruh area perairan. Bahkan, adaptabilitas tumbuhan ini tergolong suntuk baik karena tahan cuaca mencolok dari keagungan dan juga arus air.

Nafkah zat hara, kedalaman air, salinitas, pH dan keseriusan cahaya merupakan faktor penentu pertumbuhan
Eichhornia crassipes.
Semakin banyak, maka pertumbuhannya akan semakin cepat.

Secara umum, pokok kayu ini bisa semangat di tanah nan selalu tertutup air serta mengandung banyak tembolok. Dengan daya tahannya, eceng gondok juga boleh hidup di tanah bersut dan tanah yang basah.

Di Indonesia sendiri terdapat tiga spesies kelayan gondong, penggolongan tersebut biasanya berdasarkan pada lokasi pengembangbaikannya sebagaimana eceng gondok sungai, paya serta eceng bengok kolam.


Dampak Negatif Kelayan Gondok

Sebelum membahas kekuatan kelayan gondok, suka-suka baiknya kita mengetahui dampak subversif tumbuhan pengganggu ini. Ada beberapa hal yang terbiasa Anda ancangan dari masifnya pertumbuhan kelipuk, yakni:

  1. Meningkatkan penguapan air;
  2. Mengurangi ketekunan cahaya dan oksigen nan ikut ke air;
  3. Menyebabkan pendangkalan;
  4. Mengganggu kecepatan transportasi air; serta
  5. Mengurangi angka estetika daerah perairan.

Catur dari dampak destruktif kelipuk tersebut secara umum penyebabnya merupakan pertumbuhan yang tidak terkontrol (terlalu lebat), sehingga mengganggu ekosistem perairan.

Dalam kasus estetika, biasanya tanaman ini menjadi sumber keluhan bagi mereka yang n kepunyaan kolam-tambak dangkal sama dengan area bendungan apartemen, taman dan ruang publik lainnya.

Baca Juga :  Burung Elang Vs Burung Garuda

Lantas, bagaimana cara menanggulanginya? Sedikitnya, ada empat langkah yang bisa Engkau buat, sebagai halnya:


Pendirian Penanggulangan:

  1. Menunggangi penyiang gulma atau herbisida. Untuk Dia yang belum adv pernah, herbisida ialah senyawa atau material yang pembajak sebarkan sreg lahan pertanian, nan berguna menekan atau memberantas gulma yang menyebabkan penerjunan hasil pertanian;
  2. Menggotong tumbuhan kelayan beguk tersebut secara langsung berpangkal permukaan air;
  3. Memanfaatkan pemangsa alias dabat pemakan eceng bengok layaknya lauk grass carp; dan
  4. Mengolah tumbuhan tersebut menjadi bermacam ragam macam kebutuhan.

Mengenal Eceng Gondok – Ciri-Ciri, Dampak dan Manfaat

Walaupun reputasinya andai gulma, sahaja dunia tumbuhan ini n kepunyaan banyak manfaat. Foto: Shutterstock.


Manfaat Eceng Beguk

Jika laju pertumbuhan flora ini sudah tidak tertangani, maka akan sulit bikin menanggulangi serta membasmi tumbuhan pengganggu tersebut pada kawasan peraian.

Sehingga, prinsip terbaik bikin “rukun” dengan pokok kayu ini hanyalah dengan memanfaatkannya untuk beragam kebutuhan. Berikut beberapa manfaat flora ini.


1. Ibarat Pupuk Organik

Banyak orang memanfaatkan kelipuk misal serabut organik. Gulma yang kaya akan kandungan bersut humat ini efektif mempercepat pertumbuhan akar tanaman serta menyuburkan tanah.


2. Mengurangi Kadar Logam Selit belit pada Air

Untuk area perairan yang layak besar layaknya waduk dan situ, manfaat eceng gondok dapat kita rasakan untuk mengurangi takdir logam selit belit, begitu juga Fe, Zn, Cu, Mn, Cd dan Hg.


3. Sebagai Pakan Ternak

Bagi para peternak, eceng gondok sering mereka gunakan sebagai pakan sato. Variasi ternak nan cocok dengan pakan ini kembali beragam, menginjak dari ruminansia (sapi, kambing kibas dan kambing), unggas dan kucing belanda.


4. Bahan Dasar Kerajinan Tangan

Dewasa ini, manfaat kelipuk bak mangsa radiks pabrik kreatif dan rumahan terjadi cukup pesat. Banyak orang memperalat tanaman ini sebagai anyaman lakukan membuat kerajinan tangan.

Baca Juga :  Cara Import Burung Lovebird

Tidak semata-mata ampuh privat menindihkan pertumbuhannya, pendayagunaan flora ini sebagai bahan sumber akar kerajinan tangan lagi berdampak nyata bagi lampias ekonomi serta ketetapan lingkungan.


5. Kurnia sebagai Biogas

Buncit, tanaman ini berpotensi menjadi biogas. Biogas yaitu campuran asap yang tercipta pecah proses fermentasi bahan organik oleh bakteri privat situasi anaerobik.

Dengan manfaatnya sebagai bahan baku biogas, kita bisa mengurangi limbah yang suka-suka di meres bumi sekaligus menerapkan gaya hidup yang lebih ramah mileu.

Demikian ciri-ciri, dampak hingga kemujaraban kelayan gondok yang bisa kita aplikasikan. Semoga artikel ini mampu mengekspos cakrawala kita terhadap pokok kayu ini,
ya.

Taksonomi Genjer Buhuk

gulma

Notulis: Yuhan Al Khairi, Sarah R. Megumi

Ciri Ciri Tanaman Eceng Gondok

Source: https://www.greeners.co/flora-fauna/eceng-gondok-gulma-penghasil-pakan-ternak/