Contoh Surat Perjanjian Rujuk

Contoh Surat Perjanjian Rujuk

Pasca terjadinya talak maka itu junjungan ataupun gugat cerai oleh isteri, harapan menyuruti bisa saja terjadi. Tentu dengan adanya keinginan rujuk ini, haruslah ditanggapi lebih baik lagi n domestik buram membina atau memperbaiki keretakkan hidup rumah tangga kedepannya, sekaligus langkah introspeksi diri yang terbaik kerjakan berjanji kepada Almalik, diri sendiri dan pula kepada isteri agar bersedia kembali melanjutkan kontak harmonis bak jodoh junjungan istri.

Contoh Terlengkap Dan Format Surat Perjanjian Rujuk Pasca Talak Atau Cerai

N domestik situasi melakukan rujuk ini, sesekali lampau dibutuhkan komitmen serius semenjak masing-masing pasangan (suami – isteri) nan dituangkan dalam sebuah surat perjanjian memulangi secara tersurat dengan konseptual format atau draft terlengkap sesuai dengan berbagai persyaratan-persyaratan hukum yang protokoler dan lazim dibuat kerumahtanggaan 1 (satu) surat perjanjian menikahi kembali, sehingga serius ialah sebuah surat perjanjian memangkas terbaik bagi oponen suami istri selaku pihak-pihak yang takhlik perjanjian.

Secara masyarakat, tidak semua pasangan suami isteri mencerna atau mengerti cara takhlik surat perjanjian rujuk, baik intern bentuk format lengkap ataupun draft surat perjanjian rujuk nan terbaik. Maka dari itu karena itu, puas kesempatan terbaik ini kami berasal kantor hukum advokat penasihat hukum “
AS & A Law Office
” di Tempat, akan takhlik contoh surat perjanjian rujuk dengan versi terbaik agar bisa ia jadikan andai mangsa pertimbangan atau referensi kerumahtanggaan membuat surat perjanjian menyuruti untuk diri sira sendiri ataupun untuk anggota tanggungan maupun kenalan maupun kolega dagang anda.

Adapun contoh manuskrip perjanjian rujuk varian terbaik adalah bagaikan berikut:

Pada periode ini menetap di Kota Kancah, sungkap 12-10-2016 (tanggal dua belas bulan oktober waktu dua ribu enam belas), tiap-tiap pihak telah seia untuk membuat “SURAT PERJANJIAN Rujuk” antara:

Stempel: misalnya Sudung Silaen, SH., Kewarganegaraan: Indonesia., Kelahiran: misalnya Medan, 21 April 1972., Tipe Kelamin: Pria., Tiang penghidupan: misalnya pembela/pengacara & konsultan syariat., Objek & Medan Tinggal: misalnya perumahan Yojana Setia Budi Indah Blok XYZ Nomor 28 jalan Ancol Bibit, Ajang., No. KTP: 1278197204210001;

Internal hal ini bertindak lakukan dan atas nama koteng/pribadi nan buat selanjutnya disebut andai “
PIHAK PERTAMA
” (PIHAK-I);

Nama: misalnya Bulan Venus, SH. SE., Nasional: Indonesia., Kelahiran: misalnya Tepi laut Prapat, 18 November 1988., Macam Kelamin: Perempuan., Pekerjaan: misalnya karyawan PT. Bank Rakyat Indonesia., Mangsa & Panggung Lampau: misalnya perumahan Taman Rantau Indah Blok A Nomor 18 kronologi Olah Raga, Rantau Prapat., No. KTP: 1576198811180004;

Dalam situasi ini dolan lakukan dan atas label sendiri/pribadi yang lakukan lebih lanjut disebut sebagai “
PIHAK KEDUA
” (PIHAK-II);

Kedua belah pihak beralaskan adanya itikad baik dan adanya kata sekata bersedia bagi berbarengan mengikatkan diri dan tungkul privat sebuah polah syariat, yakni: “RUJUK PERKAWINAN RESMI”, makanya karena itu sepakat cak bagi mengikatkan diri dalam perjanjian rujuk perkawinan dengan syarat dan qada dan qadar sebagai berikut:

Baca Juga :  Contoh Puisi 2 Bait

Pasal 1

Prinsip Dasar

Kedua belah pihak, masing-masing mengakuri adanya persamaan properti, bahara dan martabat, serta sama kedudukannya di depan hukum.

Pasal 2

Asas-asas

Bahwa perjanjian ini berasaskan pada prinsip-prinsip berkeadilan, ekualitas, kesamaan kedudukan intern hubungan bermasyarakat, kesetaraan didepan hukum, dan penghormatan terhadap adanya hak-hak sipil dan hoki asasi bani adam (HAM).

Pasal 3

Perkawinan Monogami

Kedua belah pihak sekata bahwa kaidah perkawinan ini belaka menunduk puas mandu perkawinan monogami.

Pasal 4

Hal maupun Kondisi Spesial

Dalam peristiwa atau kondisi khusus, kedua belah pihak seia bagi mengabaikan prinsip-prinsip monogami sejauh ada bukti awet dan baku, serta adanya permufakatan tercantum berpangkal salah suatu pihak.

Dalam hal mengetahi benar tidaknya ada keadan atau kondisi singularis ini, kedua belah pihak sejadi menunjuk seorang kuasa hukum, dalam perjanjian ini kedua belah pihak sejadi menunjuk penasihat hukum/pengacara N. Hasudungan Silaen, SH dari kantor pengacara pengacara & penasihat hukum “Pembela Silaen & Associates” di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (SUMUT), Indonesia.

Pasal 5

Pencuaian

Pelalaian atas mandu-cara monogami, selain terlazim memenuhi ketentuan kerumahtanggaan Pasal 4 diatas, harus pula bersendikan ketentuan statuta perundang-pelawaan yang berlaku dan bila dianggap perlu harus disertai dengan adanya putusan pengadilan nan telah berkekuatan hukum tegar.

Pasal 6

Harta Kekayaan Dan Pengelolaan

Bahwa kedua belah pihak sudah seia dalam hal harta khasanah dan penyelenggaraan harta kekayaan yakni menjadi urusan dan tanggung jawab berpunca masing-masing pihak, dimana pada ketika dibuat dan ditandatanganinya surat perjanjian rujuk ini adalah:

A. Harta kekayaan PIHAK PERTAMA (PIHAK-I) adalah kasatmata:

Harta benda lain bergerak terdiri atas ….. (mohon disebutkan secara jelas dan rinci, misalnya sebidang lahan SHM No. 1301/Tanjung Sari format 50 x 200 m yang terletak di Jalan ….. No. 17 Medan, dst bila masih ada);

Gana bersirkulasi terdiri berpokok ….. (mohon disebutkan secara jelas dan rinci, misalnya 1 (satu) unit otomobil toyota inova BK 1776 EN tahun pembuatan 2016 No. Rangka ….., No. Mesin ……, 1 (satu) unit sepeda motor honda spacy BK 1776 AEN hari pembuatan 2016 No. Rangka ….., No. Mesin ……, dst);

Persen dalam bentuk tabungan di Bank BCA Cabang Tempat No. Rek ….. sebesar Rp. 278.304.679,- (dua ratus tujuh desimal okta- miliun tiga ratus empat ribu heksa- ratus sapta desimal sembilan rupiah) dan bukan sebagainya jikalau masih suka-suka minta disebutkan dalam surat perjanjian ini;

Baca Juga :  Daftar Verb 1 2 3

Rumah/peruntungan/apartemen (bila ada mohon disebutkan secara jelas dan lengkap).

B. Harta substansi PIHAK KEDUA (PIHAK-II) merupakan aktual:

Khazanah tidak bergerak terdiri atas ….. (mohon disebutkan secara jelas dan rinci, misalnya sebidang tanah SHM No. 171/Rantau Daksina ukuran 20 x 30 m nan terdapat di Jalan ….. No. 108 Rantau Prapat, dst bila masih cak semau);

Harta benda mengalir terdiri dari ….. (mohon disebutkan secara jelas dan rinci, misalnya 1 (suatu) unit mobil toyota avanza BK 27 YF tahun pembuatan 2015 No. Bagan ….., No. Mesin ……, 1 (satu) unit pit pentolan honda beat BK 1800 YO hari pembuatan 2014 No. Rangka ….., No. Mesin ……, dst);

Uang lelah dalam bentuk tabungan di Bank BRI Cabang Rantau Prapat No. Rek ….. sebesar Rp. 108.758.505,- (seratus delapan juta tujuh dupa lima desimal delapan mili lima ratus lima dolar) dan enggak sebagainya kalau masih ada mohon disebutkan n domestik surat perjanjian ini;

Rumah/properti/kondominium (bila ada mohon disebutkan secara jelas dan pola).

Kedua belah pihak punya hak penuh untuk berbuat tindakan-tindakan hukum yang sepan terhadap harta kekayaannya seperti disebutkan pada ayat (1) diatas.

Tindakan hukum dimaksud tidak sedikit pada cak memindahtangankan, menggadaikan, hibah, dan maupun menjaminkan kepada PIHAK KETIGA (PIHAK-III).

Pasal 7

Harta kekayaan yang diperoleh kedua belah pihak selama berlangsungnya perkawinan (pasca- dibuat dan/atau ditandatanganinya surat perjanjian rujuk) adalah merupakan harta hak bersama.

Pengelolaan harta kekayaan bersama tersebut dijalankan secara bersama-selevel sesuai dengan ketentuan hukum nan berlaku.

Salah satu pihak bukan dibenarkan buat berbuat tindakan syariat tanpa terlebih silam mendapatkan pemaafan terhadap pengusahaan harta bersama tersebut, tetapi tidak adv minim pada perbuatan hukum bakal lego, mencagarkan, hibah, dan atau menjaminkan kepada PIHAK KETIGA (PIHAK-III).

Pasal 8

Perlindungan Terhadap Momongan Dan Kekerasan Dalam Rumah Pangkat

Bahwa anak asuh ialah adalah bagasi jawab bersama kedua belah pihak, baik dalam pendidikan jasmani atau rohani.

Kedua belah pihak seia untuk enggak melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebagai halnya diatur n domestik Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Kondominium Tangga.

Kedua belah pihak sepakat bahwa segala rangka kekerasan dalam rumah jenjang harus ditiadakan, baik terhadap anggota keluarga inti alias terhadap seluruh bani adam-orang yang berkreasi dalam apartemen tahapan yang merupakan kondominium palagan kediaman bersama.

Pasal 9

Kedua belah pihak sepakat akan memasrahkan perhatian yang terbaik terhadap pertumbuhan dan urut-urutan anak.

Kedua belah pihak sepakat bagi menerimakan waktu nan berimbang internal peristiwa mendidik anak.

Kedua belah pihak sepakat untuk memberlakukan atau menerapkan prinsip-prinsip umum begitu juga yang diatur dalam regulasi “KONVESI ANAK” dan UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang preservasi anak asuh.

Baca Juga :  Bahan Dasar Metabolis Burung

Pasal 10

Perubahan Perjanjian

Perubahan atas akta perjanjian ini hanya boleh dilakukan bila ada persetujuan dari kedua belah pihak.

Perlintasan perjanjian hanya dimungkinkan terhadap segala takdir yang belum diatur dalam perjanjian ini, serta perubahannya enggak bertentangan dengan garis hidup hukum yang main-main.

Persilihan perjanjian hanyalah bersifat adanya penyisipan, sehingga yakni bahagian yang lain terpisahkan (melekat) dari isi perjanjian ini.

Perubahan perjanjian sahaja sah berlaku dan mengikat secara hukum bagi kedua belah pihak, apabila tambahan pula sangat mutakadim mendapatkan persetujuan dari Ketua Mahkamah Negeri dimana perjanjian ini didaftarkan.

Pasal 11

Silang sengketa

Apabila terjadi pertengkaran antara kedua belah pihak, baik adapun isi maupun penafsiran terhadap isi perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat cak bagi menyelesaikannya tambahan pula dulu dengan kronologi musyawarah dan mufakat secara berdamai dan hubungan.

Apabila penyelesaian pertengkaran pada ayat (1) diatas gagal, maka kedua pihak sepakat untuk menunjuk satu atau lebih mediator.

Mediator yang ditentukan haruslah berjumlah ganjil yang jumlahnya minimal 1 (suatu) orang dan minimum banyak berjumlah 5 (lima) makhluk.

Pengaturan tentang mediasi akan diatur lebih jauh dalam perjanjian lain nan sekali lagi turut tertuju pada perjanjian ini.

Kontrol tentang mediasi bisa dilakukan pada waktu terjadinya perselisihan.

Apabila proses mediasi yang dilakukan mediator dalam menjalankan tugasnya dan/atau kedua belah pihak tidak mencapai persetujuan terhadap hasil mediasi, maka kedua belah pihak sepakat untuk memintal domisili syariat menyelesaikannya melangkahi Pengadilan Negeri sebagai ajang perampungan perselisihan.

Pasal 12

Sertifikat perjanjian rujuk ini dibuat rangkap 2 (dua) yang masing-masing n kepunyaan kekuatan hukum yang sama, 1 (satu) eksemplar diberikan kepada PIHAK PERTAMA dan 1 (suatu) eksemplar diberikan kepada PIHAK KEDUA.

Hormat Kami,

PIHAK Purwa (PIHAK-I)            PIHAK KEDUA (PIHAK-II)

(minta ditempel materai 6000)

SUDUNG SILAEN, SH                   BULAN Bintang KEJORA, SH, SE

Martir-Saksi:

JULY OCTO HASIBUAN

ROHID MERTOKUSUMO

Semoga kata sandang/gubahan adapun konseptual sertifikat perjanjian menyuruti yang kami buat dalam versi terbaik ini boleh berguna bagi anda pasangan laki isteri yang akan melakukan menikahi kembali pasca adanya perpecahan atau talak. Khusus bakal anda para padanan calon (paslon) suami istri yang akan menikah maupun melangsungkan perkawinan berniat kerjakan membuat surat perjanjian sebelum (pra) koneksi/gayutan, silahkan membaca kata sandang/garitan kami yang bertemakan: “
contoh pertinggal perjanjian nikah
” sepatutnya lebih memahami barang apa-apa doang isi dari surat perjanjian pra nikah/pergaulan tersebut, khususnya tentang isi pemisahan atas harta kekayaan atau harta bawaan. Sekian dan terima karunia. (Konsultan Syariat Silaen)

Contoh Surat Perjanjian Rujuk

Source: https://advokat-silaen-associates.blogspot.com/2016/10/contoh-surat-perjanjian-rujuk-versi.html