Hasil Cabe Rawit 500 Batang

Hasil Cabe Rawit 500 Batang

Cara Mudah Menghitung Kebutuhan Benih Lombok/Cabe Untuk Luasan 1 Hektar (Ha)
– Pada posting terdahulu saya perantaraan membahas bagaimana kaidah menghitung kebutuhan mani atau bibit. Ternyata artikel tersebut banyak juga sobat BT yang baca.

Plong kata sandang tersebut hanya menggunjingkan bagaimana menotal kebutuhan benih tanaman secara global. Kalo sobat BT lalai ini link-nya ➡ Prinsip Efektif Menotal Kebutuhan Jauhar (Kuantitas Tanaman).

Nah, pada kesempatan siapa ini saya akan posting adapun prinsip menotal kebutuhan benih cabai buat luasan 1 hektar. Artikel ini saya tulis karena beberapa perian nan terlampau ada 2 email dari sobat BT yang menanya pada saya melalui inbox, pertanyaan bagaimana pendirian menghitung kebutuhan mani embalau kerjakan luasan 1 hektar.

“Kira-taksir cak bagi luasan 1 hektar berapa pack benih yang saya butuhkan?”
Kira-kira begitu pertanyaannya… 😆

Cara Menghitung Kebutuhan Benih

Bagi menghitung kebutuhan mani cili atau sperma yang lainnnya pada prinsipnya sama dengan artikel penting. Diawali dengan cak menjumlah jumlah bedengan, kemudian jumlah pokok kayu internal bedengan, setelah itu dikalikan. Sehabis jumlah jauhar intern luasan ditemukan terlampau dihitung total berapa
pack
semen yang akan dibeli.

Pada awalan ini sobat BT perlu memafhumi jumlah benih rata-rata per pack-nya berapa. Puas rata-rata mani cabe ada dalam kemasan 10 gram (untuk 1 pack-nya).

Berikut ini tabel jumlah benih dalam kemasan 10 gram, *angka ini sifatnya rata-rata, karena tiap variasi jumlahnya mungkin akan berbeda satu sama tidak.


Jenis merica | Kuantitas Jauhar Kelongsong 10 gram

Cabai Osean
1600-1700 jauhar

Lada Keriting
2000-2200 benih

Lada kutuk
2200-2300 jauhar

Bagi mempermudah sobat BT mengetahui tulisan saya ini, saya gunakan  ilustrasi gambar yang lama yakni menggunakan lahan 1000 m2 (50 m x 20 m).

Baca Juga :  Kunci Gitar Jamrud Kabari Aku

luas lahan

Keterangan :

  • asumsi kapling mempekerjakan jarak tanam 50×60 cm
  • lebar bedengan 1 meter sistem
    double rows (dua baris)
    dan sintal parit/got 0,5 meter, jadi sintal bedengan+parit =150 cm

Langkah 1. Menghitung jumlah bedengan

=20 m/150 cm

=2000cm/150cm

=13.33 bedengan

Langkah 2. menghitung besaran tumbuhan per bedengan

=50 m/50 cm x 2

=5000 cm/50 cm x 2

=200 tanaman/bedengan

Langkah 3. menotal jumlah tanaman

=13.33 bedengan x 200 tanaman/bedengan

=2.666 tanaman >> kita bulatkan 2.700 tanaman/1000 m2

Terbit perincian luas persil 1000 m2 di atas kita peroleh jumlah tanaman 2.700 benih (tanaman), sehingga bagi luasan 1 hektar dibutuhkan 27.000 semen (tanaman). Oiya anggap sahaja untuk tekat 10%, maka 27.000×1,1 = 29.700 (kita bulatkan 30.000).

Sudahlah, sesudah itu, kita habis menghitung berapa
pack
yang dibutuhkan buat lahan 1 hektar kerjakan tiap-tiap type cabai. 💡

1. cili besar (asumsi 1 pack=10 gram=1.700 benih)

maka, jumlah nan dibutuhkan

= 30.000/1.700

=17,64 >> 18 pack

2. cabai keriting (asumsi 1 pack=10 gram=2.200 benih)

maka, jumlah yang dibutuhkan

= 30.000/2.200

=13,63 >> 14 pack

3. lada padi (asumsi 1 pack=10 gram=2.300 mani)

maka, jumlah yang dibutuhkan

= 30.000/2.300

=13,04 >> 13 pack

Nah, demikianlah cara cak menjumlah kebutuhan benih cabai untuk luasan 1 hektar sobat BT. Untuk cabai besar dia membutuhkan sekitar 18 pack benih (180 gram), cabai berkerut 14 pack (140 gram) dan lada kutuk 13 pack (130 gram) tiap-tiap-hektarnya. 💡

Cara ini boleh sira terapkan kerjakan menghitung kebutuhan semen kerjakan komoditas sayur yang lain. Mudah-mudahan kata sandang nan singkat ini penting bagi anda semua. 😉

Baca juga :Cara Menghitung Kuantitas Pati/Populasi Gabah dan Buah-Buahan

Takdirnya dirasa kata sandang ini penting, jangan sekadar berhenti di kamu saja. Bagikan ke saudara, sahabat dan padanan anda yang lain. Sekian dan terimakasih 😀

Hasil Cabe Rawit 500 Batang

Source: https://belajartani.com/cara-mudah-menghitung-kebutuhan-benih-cabaicabe-untuk-luasan-1-hektar-ha/