Penulisan Bahasa Arab

Assalamualaikum wr wb …. Penulisan bahasa Arab n kepunyaan teknis dan cara unik. Huruf arab bentuk abjadnya farik dengan huruf bahasa Indonesia, namun huruf Arab bisa kita gunakan bagi batik tulisan bahasa Indonesia yang dalam keadaan ini biasanya disebut lambang bunyi Arab pegon.

Pada kesempatan mungkin ini, kita akan mengomongkan referat adapun penulisan bahasa Arab bagi bahan cak bimbingan pada kita nan kepingin mendalami linguistik khususnya bahasa Arab. Solo penulisan yang akan kita bahas adalah penulisan bahasa arab dengan menunggangi abjad seperti huruf ta’, ta’ arbuthoh dan lainnya n domestik bahasa Arab serta ditambah dengan bilang perkenalan awal – kata abc hijaiyyah terlebih dahulu dan lainnya.

Kerjakan itu, yuk serempak saja kita simak pembahasannya dibawah berikut !

penulisan bahasa arab
Penulisan Bahasa Arab

Penulisan Abjad Arab Pegon

Mengenal Huruf Hijaiyyah

Huruf hijaiyyah yaitu abc alfabet dalam bahasa Arab. Seandainya di Indenesia adalah leter abjad pensyiar A hingga Z. Berikut ini adalah tulisan huruf hijaiyyah dan transformasi ke lambang bunyi latinnya :

No Konversi Ke dalam Abc Latin Huruf Hijaiyyah
1 alif ا
2 ba’ ب
3 ta’ ت
4 tsa’ ث
5 jim ج
6 ha’ ح
7 kho’ خ
8 dal د
9 zdal ذ
10 ro’ ر
11 zain ز
12 sin س
13 syin ش
14 shot ص
15 dlod ض
16 tho’ ط
17 dzo’ ظ
18 ‘mata ع
19 ghoin غ
20 fa’ ف
21 qof ق
22 kaf ك
23 lam ل
24 mim م
25 nun ن
26 wawu و
27 ha’ ه
28 ya’ ي

Baca :Kosakata Bahasa Arab adapun Sekolah Lengkap

Baca Juga :  Buku Panduan Trading Forex

Tanda Harokat

Tanda atas atau fathah : َ
Tanda pangkal atau kasroh : ِ
Tanda depan maupun dhomah : ُ
Stempel fathah tanwin : ًً
Etiket kasroh tanwin : ٍ
Etiket dhomah tanwin : ٌ

Mandu Penulisan Arab dalam Bahasa Arab

Kaidah Penulisan Huruf Ta’ Marbuthoh (  ة  Atau ـة )

Ta’ Marbuthoh atau protokoler disebut juga dengan Ha’ mati, seandainya berharokat sukun namun akan dibaca Ta’, bila berharkat fathah, dlommah dan kasrah. Gubahan hurufnya yakni ة  Ataupun ـة. Dan tempatnya dalam kalimat rata-rata rani pada :

  1. Penutup
    isim mufrod
    (kata tunggal) yang berdalalah
    muannats, contohnya seperti: عائشة ، طلحة ، شجرة ، مكة
  2. Penghabisan
    Jama’ Taksier

    yang mufrodnya bukanlah Ta’ Maftuhah /
    Mabsutoh
    (terbuka /tingkatan), contohnya seperti : عُراة ، قُضاة ، هُداة
  3. Penutup sebagian
    isim tunggul
    yang berdalalah
    mudzakkar, contohnya seperti : حمزة ، أسامة، عطية
  4. Pada akhiran, sebagian berbentuk
    isim – isim ‘ajemy, contohnya seperti : الإسكندارية الإبراهيمية  اليونانية ، الرومية ،
  5. Penghabisan kalimat yang akhirnya terdiri dari Ta’ Marbuthoh dan dibaca seperti Ta’ Ta’nits, maka tatacara penulisannya bisa ditulis dengan Ta’ Mabsuthoh / Maftuhah sukun, contohnya sama dengan: ثمة ـ وثمت ، ولاة ـ ولات ، رحمة  ـ رحمت

Baca :
Pengertian Isim Isyarah – Bahasa Arab


Ta’ Maftuhah atau Mabsutoh (Termengung atau Tahapan)

Tak Maftuhah cara bacanya yaitu Ta’, bila berharkat fathah, dlommah dan kasrah. Huruf ini berbentuk ta’ yang terbuka yakni ت dan tidak akan berubah meskipun berahroakat sukun.

Tempatnya yaitu berlambak sreg :

  1. Bagian akhir
    fi’il, contohnya seperti : باتَ ـ ماتَ, كتبتْ,سافرتُ جلستَ رَسمتِ أكلت ُجلستْ
  2. Bagian pengunci
    jama’

    muannats salim, contohnya seperti :المعلماتُ ـ الطالباتُ ـ الفاطماتُ
  3. Plong pengunci
    isim Tsulatsi
    yang tengahnya sukun dan jama’nya, contohnya seperti : بيت ـ أبيات ، قوت ـ أقوات ، حوت ـ أحوات صوت ـ أصوات ، ميت ـ أموات .
  4. Penutup
    isim mufrod
    mudzakkar, contohnya sebagaimana : رفعت ـ رأفت ـ عملت ـ عصَمت
  5. Akhir sebagian huruf, contohnya seperti : ليت ـ لات ـ ثُمّت ـ ثَمّتَ ـ ربّت ـ لعلّت
  6. Akhir
    dlomir munfashil mufrod / mufrodah mukhotob, contohnya seperti : أنتَ ، أنتِ
Baca Juga :  Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang Bank Bri

Baca :
Kata kerja Bahasa Arab (فعل)


Hamzah Mutathorrifah

Hamzah Mutathorrifah adalah abc hamzah yang terleatak pada penggalan atas atau ujung
Alif, Wawu dan Ya’
(ا,و,ي), lurus dengan huruf yang bungsu, contohnya seperti : ملأ بدأ ، لجأ ، أرجأ ، أطفأ ، نبأ ، ملجأ ، منشأ ، الأسوأ  اختبأ

Teoretis Hamzah di atas Wawu ,merupakan: لؤلؤ ، يجرؤ ، جؤجؤ ، بؤبؤ ، أمرؤ  بطؤ ، التكافؤ ، تلألؤ ، التواطؤ

Teoretis Hamzah di atas Ya’,
yakni : ينشئ ، شاطئ ، مفاجئ  البارئ  سيئ  يستهزئ ، لآلئ

Abstrak Hamzah yang literal dengan abjad nan terakhir, ialah :

دفء بطء ، شيء ، فيء ، هواء ، لجوء ، هدوء ، مريء جريء ، مليء


Hamzah Washol dan Hamzah Qotho’

Hamzah Washol

Barang apa itu hamzah Washol ? Hamzah washol adalah huruf hamzah yang diucapkan di awal kalimat tanpa ditulis di atas leter alif dan enggak diucapkan momen berlambak di tengah-paruh kalimat, karena sebab didahului oleh satu huruf. Contohnya seperti:

الحمدلله ، السلام عليكم. فاستعمل ، واعتصم ، واستفاد

Ada 6 tempat untuk hamzah washol ini, yakni :

  1. Pada
    Fi’il Madhi
    empat huruf lebih. Contohnya sama dengan :  انكسر، انجـلى
  2. Lega
    Fi’il Amar
    empat huruf lebih. Contohnya sama dengan : انكسِر، انجَـل
  3. Pada
    Masdar
    empat huruf lebih. Contohnya seperti : انكسارا، اِنجِلاءً
  4. Puas
    Fi’il Amar
    tiga huruf. Contohnya sebagai halnya : اُنفُـذ، اِمِض، اِحشٍ
  5. Pada beberapa
    isim

    yang terpumpun n domestik dua kitab
    Nadloman Alfiyah Ibn Malik
    berikut ini :

وَفِى اسْمِ اِسْتٍ اِبْنِ اِبْنِمٍ سُمِعْ  #  وَاثْنَيْنِ وَامْرِئٍ وَتَأْنِيْثٍ تَبِعْ

وَأَيْمُنْ هَمْزُ أَلْ كَذَا وَيُبْدَلُ  #  مُدًّا فِى اْلاِسْتِفْهَامِ أَوْيُسهَّـلُ

Baca Juga :  Syarat Pinjaman Bank Bca Untuk Karyawan

6.
Al Ta’rif, adalah apabila bersambung dengan suatu kalimat sesudahnya. Contohnya seperti mana : الكتاب، الصدقُ

Hamzah Qotho’

Segala itu Hamzah Qotho’ ?
Hamzah Qotho’ yakni Hamzah yang manajemen kaidah penulisannya ialah tulis di atas huruf alif dan dibaca dengan terang berbentuk ‘netra kecil  yaitu :
ء

Hamzah Qotho’ terdapat pada tiga tempat, yaitu bagaikan berikut :

  1. Kerumahtanggaan semua
    isim, Dlomir-dlomir Mahmuz Awal
    dan
    Idza Syartiyah
    serta
    fi’il Mudlori’
    yang
    Mahmuz
    Awalnya, contohnya sebagaimana : إبراهيم ، أحمد ، أنا ، أنت ، إذا, selain
    isim
    yang disebutkan dalam dua Nadloman Alfiyah ibni Malik tersebut di atas.
  2. Dalam
    fi’il Ruba’ie:
    fi’il Amar
    dan
    Masdarnya
    , contohnya seperti :

أكرم ـ أكرْم ـ إكرام ، أحسن ـ أحْسن ـ إحسان .

أعطى ـ أعْط ـ إعطاء ، أنشأ ـ أنْشئ ـ إنشاء

أستعملُ ـ أستعينُ ـ أنعطفُ ـ أستشيرُ ـ أتعلمُ ، أكرمُ ـ أحسنُ ـ أكتبُ ـ أجلسُ

3. Semua huruf
Mahmuz Awal dan
Al Maushulah serta Alif Ziyadah
, contohnya seperti :

إلى ـ إنما ـ إنَّ ـ أنَّ ـ إنْ ـ أن ـ إذ ما

Demikianlah pembahasan singkat akan halnya tatacara penulisan bahasa Arab. Seharusnya karangan yang sangat singkat ini bisa memberikan sedikit uluran tangan ilmu untuk kita semua ….