Ini 4 Lensa Rf Terbaru Dari Canon Untuk Kamera Mirrorless Full Fram Seri Eos R System

Ini 4 Lensa Rf Terbaru Dari Canon Untuk Kamera Mirrorless Full Fram Seri Eos R System

foto : dok. PT Datascrip

Jakartakita.com
– Canon semakin menstabilkan ekosistem EOS R dengan menghadirkan dua varian kamera
mirrorless
seri R terbaru dengan sensor APS-C dan dua lensa RF-S.

Meski lebih kecil dan kian ringan, namun kedua tustel dan lensa terbaru ini bisa diandalkan cak bagi mendapatkan kualitas gambar yang asing biasa.

PT Datascrip ibarat distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia secara resmi merilis EOS R7 dan EOS R10, kamera
mirrorless
pertama pecah keluarga EOS R nan memperalat sensor gambar APS-C.

Selain itu, juga hadir RF-S18-45mm f/4.5-6.3 IS STM dan RF-S18-150mm f/3.5-6.3 IS STM, lensa plonco yang dibuat untuk mengoptimalkan keunggulan mobilitas kamera APS-C.

“Canon terus mengembangkan sistem EOS R sejak diluncurkan pada 2018. Dengan hadirnya EOS R7 dan EOS R10, detik ini sudah ada 7 tipe pemotret dan 30 versi lensa yang ada di ekosistem EOS R, ditambah lebih dari 70 lensa EF nan masih bisa digunakan dengan adaptor. Hadirnya dua kamera dan lensa kit RF-S ini menjadi pilihan bagi para fotografer dan videografer yang mau mendapatkan kualitas gambar dan teknologi jenjang khas EOS R System, dengan desain yang lebih ringkas dan harga nan lebih terulur. Dan, tidak kalah penting bahwa kamera mirrorless Canon bergaransi 2 tahun berusul Datascrip,” ujar Monica Aryasetiawan – Canon Business Unit Director PT Datascrip privat permakluman pers, Rabu (24/8).

EOS R7 dan EOS R10: Pemotret APS-C yang Powerful dengan Sistem EOS R

Dibekali teknologi penapisan CMOS APS-C dan prosesor DIGIC X, EOS R7 dan EOS R10 ialah kamera Canon permulaan yang mewarisi teknologi AutoFocus (AF) pada EOS R3, yaitu EOS iTR AF X.

Baca Juga :  Begini Cara Cek Resi Grab Same Day Terbaru Gampang Banget

Teknologi ini memanfaatkan kemampuan deteksi subjek berbasis deep-learning yang secara otomatis mendeteksi dan melacak subjek dengan menganalisis data rajah subjek, seperti rona, rona dan kerangka subjek.

Dipadukan dengan teknologi Dual Pixel CMOS AF II menerimakan pemfokusan otomatis yang dahulu cepat, responsif, akurat, bahkan kerjakan subjek nan bergerak.

Baik EOS R7 dan EOS R10 ki berjebah melakukan pengambilan gambar beruntun kecepatan jenjang sebatas 15 fps dalam mode ahli mesin, ini karib setara dengan EOS-1D X Mark III, DSLR andalan Canon, yang memotret hingga 16 fps.

Pada mode Electronic Shutter, EOS R7 kreatif memotret secara beruntun dengan kecepatan 30 fps pada resolusi munjung 32,5 megapiksel, padahal EOS R10 memiliki kederasan
continuous shooting
hingga 23 fps lega resolusi penuh 24,2 megapiksel.

Kedua kamera ini juga memiliki mode Burst RAW, nan memotret gambar RAW resolusi penuh sampai 30 fps.

Tendensi ini mendukung pra-pemotretan yaitu 0,5 detik sebelum pengguna mengimpitkan tombol shutter secara penuh, sehingga memungkinkan cak bagi menganyam saat lain terduga.

Untuk pembuatan konten video, mode terbaru merupakan 4K UHD Fine pada EOS R7 dapat menghasilkan video 4K UHD 30p dengan oversampling dari matra 7K. Perekaman 4K 60p
uncropped
juga boleh dilakukan lega mode Standar 4K UHD. EOS R7 adalah tustel fotografi APS-C EOS mula-mula yang mendukung Canon Log 3, bagi fleksibilitas gradasi dandan dan produksi video HDR.

EOS R7 juga merupakan kamera APS-C EOS pertama dengan teknologi 5-axis In-Body IS (Image Stabilizer) yang boleh mencapai stabilisasi lembaga hingga 8 stop selama perekaman video dan foto.

Baik EOS R7 dan EOS R10 memiliki fitur Movie Digital IS, yang mengerjakan stabilisasi bagan 5 sumbu cak bagi video yang lebih stabil, malar-malar dengan suryakanta nan tidak memiliki Optical IS.

Baca Juga :  2 Cara Mudah Mereset Apple Watch

Kurnia kodak sensor APS-C adalah sekuritas telefoto, yang seolah n kepunyaan built-in extender.

Ini akan sangat bermanfaat cak bagi pengguna nan besar perut memotret sato liar dan subjek lain nan membutuhkan focal length panjang. Bidang pandang secara kodrati “diperbesar” sekitar 1,6 kali dari focal length lensa.

Di sisi tak, tidak seperti menggunakan
mode crop
1,6x sreg pemotret EOS R full-frame, puas kamera APS-C perekaman menggunakan resolusi penuh bersumber pemeriksaan gambar.

Saat menekat video lega EOS R7,
cropping
1,6x APS-C oleh-oleh dapat dikombinasikan dengan tren 4K UHD
crop
untuk  menghasilkan surat berharga tele nan bertambah kuat hingga 1,8 kali focal length.

Dimensi sensor APS-C yang bertambah kecil berusul penapisan
full-frame
35mm memungkinkan kamera dan sistem lensa yang dirancang menjadi makin katai, makin ringan, lebih pendek, dengan harga yang bertambah terjangkau. Jika dibandingkan dengan DSLR yang selevel, lensa RF-S yang dipasangkan plong EOR R7 atau R10 bisa mengurangi bobot total hingga 24%.

foto : dok. PT Datascrip

Selain lensa RF-S yang dikembangkan secara khusus cak bagi kamera APS-C EOS R, EOS R7 dan EOS R10 juga dapat secara sekaligus menunggangi kanta RF yang dirancang cak bagi pemotret
full-frame. Termasuk bakal suryakanta EF dan EF-S melalui
mount adaptor
EF-EOS R.

EOS R7 dan EOS R10 dilengkapi sejumlah fitur dan teknologi terbaru untuk menyederhanakan alur kerja dan meningkatkan kreativitas.

Mode Panorama Shot SCN dan kecenderungan Panning SCN menerimakan stabilitas gambar nan bertambah baik untuk mendapatkan hasil bidikan foto
panning
yang transendental. Selain itu, mode Depth Compositing yang secara otomatis menggabungkan beberapa rajah menjadi satu gambar yang memiliki fokus tajam dari subjek yang di depan sampai belakang.

Baca Juga :  Update Windows 11 Terlalu Besar Ini Cara Mengurangi Ukuran File Updatenya Versi Microsoft

RF-S18-45mm f/4.5-6.3 IS STM & RF-S18-150mm f/3.5-6.3 IS STM: Duo Lensa RF-S Purwa Canon

Dengan dimensi nan lebih kecil dan lebih ringan, suryakanta kit RF-S18-45mm f/4.5-6.3 IS STM dan RF-S18-150mm f/3.5-6.3 IS STM punya desain hampir sebagai halnya lensa EF-M yang suntuk pendek.

Dengan panjang 44,3mm dan beratnya 130g, RF-S18-45mm f/4.5-6.3 IS STM merupakan lensa zoom barometer dengan uluran
focal length
setara 29-72mm sreg kamera
full-frame, menghadirkan rentang yang luas berpokok sudut lebar hingga medium telephoto yang cocok untuk menangkap saat sehari-periode.

Sementara itu, RF-S18-150mm f/3.5-6.3 IS STM yakni lensa superzoom yang mencaplok rentang
focal length
setara 29-240mm sreg pemotret
full-frame. Kanta serbaguna buat
travel photography, fotografi olahraga sampai fotografi satwa ilegal.

Beratnya yang sekadar 310g dan panjangnya 84.5mm membuat suryakanta ini tinggal ringkas dan mudah dibawa bepergian.

Selain kodak EOS R APS-C, lensa RF-S lagi dapat dipasang langsung ke pemotret sistem EOS R full-frame, yang secara faali akan mengaktifkan tren crop 1,6x.

PT Datascrip sebagai distributor singularis produk pencitraan digital Canon di Indonesia mengkreditkan:

EOS R7 (body) dengan harga Rp 25.170.000,-

EOS R7 + RF-S18-150mm f/3.5-6.3 IS STM dengan harga Rp 31.220.000,-

EOS R10 (body) dengan harga Rp 16.620.000,-

EOS R10 + RF-S18-45mm f/4.5-6.3 IS STM dengan harga Rp 18.630.000,-

EOS R10 + RF-S18-150mm f/3.5-6.3 IS STM dengan harga Rp 23.160.000,-

RF-S18-45mm f/4.5-6.3 IS STM dengan harga Rp 5.360.000,-

RF-S18-150mm f/3.5-6.3 IS STM dengan harga Rp 8.580.000,-

Harga diatas belum termasuk PPN

Ini 4 Lensa Rf Terbaru Dari Canon Untuk Kamera Mirrorless Full Fram Seri Eos R System

Source: https://jakartakita.com/2022/08/24/mantapkan-ekosistem-eos-r-canon-hadirkan-dua-varian-kamera-mirrorless-seri-r-terbaru-dengan-sensor-aps-c-dua-lensa-rf-s/