Instagram Gunakan Ai Untuk Deteksi Intimidasi Online

tugaz.co – Instagram Gunakan Ai Untuk Deteksi Intimidasi Online

Instagram Gunakan AI untuk Deteksi Intimidasi Online

Instagram Gunakan AI untuk Deteksi Intimidasi Online

TEKNO BANGET, Social Ki alat
– Instagram mengatakan pada hari Selasa (09/10) seandainya mereka sudah lalu mulai menggunakan teknologi baru yang berlambak mendeteksi intimidasi online dalam foto, sebuah langkah yang menyoroti upaya semenjak firma teknologi tersebut menggunakan kepintaran buatan alias artificial intelligence (AI) cak bagi memoderasi platform mereka.

“Meskipun sebagian raksasa foto nan dibagikan di Instagram aktual dan membawa kesukaan, terkadang foto yang dibagikan tidak palamarta atau tidak diinginkan,” ucap pembesar Instagram nan plonco, Laki-laki Mosseri, dalam sebuah pengumuman pers. “Kami waktu ini menggunakan teknologi pembelajaran mesin kerjakan secara proaktif mendeteksi intimidasi di foto dan wara-wara mereka dan mengirimkannya ke tim Community Operations kami bakal ditinjau.”

Perusahaan induk Instagram, Facebook, juga memperkenalkan alat antagonistis-bentakan sendiri bulan ini. Fitur-fitur tersebut memungkinkan konsumen lakukan menyetip “komentar troll” berasal feed mereka, dengan opsi bikin menghapus ataupun menyembunyikan komentar privat “bulk” dan melaporkan komentar atas cap korban. Perusahaan media sosial tersebut telah berada di bawah impitan bikin mengurusi pelecehan dan kebencian yang lebih baik, tantangan yang langka karena banyak dari mereka memiliki jutaan pengguna. Facebook telah mempekerjakan ribuan basyar untuk mengintai konten nan boleh jadi kejedot aturannya.

Firma teknologi juga telah berinvestasi dalam teknologi individual untuk memoderasi komentar dan posting, nan sangat sulit ketika bertatap dengan foto. Facebook juga menggunakan teknologi individual bakal mendeteksi pidato kebencian dalam rencana ataupun orang-bani adam yang memposting materi ofensif. Fiona Brown, yang memandu komunikasi di Instagram, mengatakan fitur anti-intimidasi hijau menggunakan kecerdasan tiruan buat mengontekstualisasikan gambar itu sendiri dan menandainya sebagai pelecehan.

Baca Juga :  Download Aplikasi M Paspor

“Diperlukan bilang sinyal dari foto itu sendiri dan seandainya ada caption, dari caption juga.” Brown menjelaskan. “Contoh taktik gaham yang dideteksi oleh teknologi foto merupakan membandingkan, memberi peringkat, dan menjatah peringkat puas rancangan dan keterangan, seperti gambar jib terpisah di mana seseorang dibandingkan dengan manusia tidak dengan cara yang negatif.” lanjutnya.

Pembaruan terhadap teknologi podium bermaksud lakukan mengenali dan memblokir penganiayaan, mematok pos lega aplikasi nan “banyak orang nan mengalami atau memaki intimidasi tersebut namun tidak melaporkan.”

Mosseri lagi mengumumkan perluasan “filter komentar ancaman” firma bikin kini dapat memindai melintasi komentar yang dibuat selama video langsung, dan fitur hijau yang disebut Kindness Camera Effect nan dimaksudkan untuk melawan penyebaran negatif di platform.

“Tentatif menghentikan penindas adalah berjasa, kita juga harus mengamalkan lebih banyak untuk memestakan dan menginspirasi guna di Instagram.” prolog Mosseri.

Sandar-menyandar dengan Maddie Ziegler, koteng penari dan pendukung anti-intimidasi terkenal, Kindness Camera Effect menjorokkan pemakai bagi kondusif teman-teman mereka melintasi komentar baik dan filter overlay. Meskipun pengguna nan mengikuti Ziegler akan n kepunyaan fitur yang diinstal secara otomatis, pengguna tidak akan memiliki opsi cak bagi “mencobanya” untuk menambahkannya ke fitur kamera dalam tuntutan mereka.

“Dalam mode selfie, hati akan mengisi layar – dan Engkau akan didorong untuk men teman yang cak hendak Anda dukung.” Mosseri menjelaskan. “Teman Engkau akan menerima permakluman bahwa Engkau menyebutkannya dalam cerita Beliau. Mereka bisa membagikannya ke cerita mereka sendiri atau menunggangi efek tustel untuk menebarkan kebaikan kepada bani adam lain.”

Mosseri, yang sebelumnya mencampuri News Feed Facebook, diumumkan seumpama ketua Instagram plong semula Oktober. Salah suatu pendiri Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger, mengumumkan untuk pergi bersumber firma pada bulan September.

Baca Juga :  Hard Disk Ps5 Terlalu Kecil Tidak Bisa Instal Lebih Dari 5 Game


Instagram Gunakan Ai Untuk Deteksi Intimidasi Online

Source: https://www.teknobgt.com/8001/instagram-gunakan-ai-untuk-deteksi-intimidasi-online.html