TikTok di Amerika Sindikat: Tarik-gapai terjadi dengan wasit Amerika Serikat dagang menangguhkan tabu petisi di di AS

TikTok

Sumber rajah,

Reuters/TikTok

Wasit di Amerika Serikat membebaskan perintah sementara yang mencegah larangan mengunduh aplikasi TikTok di masa mendatang.

Aplikasi ini mutakadim menghadapi pemblokiran melalui toko aplikasi berbasis Apple dan Android Google Play mulai tengah malam waktu di Washington DC.

Penghuni AS yang sudah terlanjur mengunduh masih boleh menggunakan aplikasi ini.

Tapi mereka tidak akan bisa bakal pun mengunduh petisi ini, ketika sudah menghapusnya dari ponsel, seperti ketika memperoleh reformasi berpokok perangkat panjang hati TikTok.

Hakim Carl Nicholos dari Pengadilan Distrik AS, lakukan Distrik Columbia mengeluarkan keputusan sementara pada Minggu lilin lebah (27/08), atas permintaan berpokok TikTok.

Lewatkan Artikel-kata sandang yang direkomendasikan dan terus membaca




Artikel-kata sandang yang direkomendasikan


Penutup bermula Kata sandang-artikel yang direkomendasikan

Perintah dalam bentuk opini tersebut tersegel, artinya tidak ada alasan keputusan itu disiarkan.

  • Beberapa uang sogok kemungelan di TikTok disebut ‘berbahaya’ oleh pakar kebugaran
  • Imbas pelarangan di AS, TikTok gugat rezim Trump
  • Mengapa TikTok dianggap sebagai ancaman keamanan di sejumlah negara?

Pihak TikTok berbukti, keputusan melarang aplikasi ini fertil di Toko Aplikasi sistem iOS dan Android telah menabrak konstitusi AS pada amandemen permulaan dan kelima.

Dalam keterangannya, TikTok menyatakan, mencegah seseorang untuk mengunakan aplikasi ini kejedot hukum hak otonomi untuk berbicara, dan hak perusahaan dalam proses ini sudah dilanggar karena bukan diberikan kesempatan bakal melakukan pleidoi diri.

“Bagaimana ini bisa diterima untuk memaksa aplikasi ini dihentikan peredarannya melalui toko aplikasi malam ini, ketika ada negosiasi yang dapat menolak keputusan ini tidak diperlukan?” kata anggota tim absah TikTok.

Baca Juga :  Gerak Berikut Yang Tidak Termasuk Dalam Gerak Dasar Senam Irama Adalah

Kuasa syariat berpunca pemerintah AS puas gilirannya, menggambarkan indung pecah petisi ini seumpama “corong” buat Organisasi politik Komunis China (CCP).

Keamanan Nasional

Lewati Podcast dan lanjutkan membaca

Podcast

Penutup mulai sejak Podcast

Nasib TikTok di Amerika Perkongsian masih belum jelas.

Sekarang, pemiliknya adalah perusahaan China, Bytedance, tapi beroperasi sebagai entitas terpisah dari Douyin – sebuah versi pararel yang digunakan konsumen China.

Pemerintahan Trump mengklaim kesediaan Bytedance menjadi ancaman keamanan kebangsaan yang tak bisa diterima karena harus mematuhi perintah Puak Komunis China privat “himpunan berbahaya reklamasi data pribadi warga Amerika “.

Bytedance membantah peristiwa ini, dan mengatakan data pengguna TikTok disimpan di Amerika Serikat dan Singapura dan tak perlu mengikuti hukum China..

Tapi Presiden Trump sesudah itu mengatakan, dia tidak akan mengamini aturan apa pun nan tidak melibatkan pengendalian penyetoran Bytedance kepada dua perusahaan AS.

Pesiaran bagan,

TikTok’s audience skews younger than that of Facebook, YouTube and Twitter

Pernyataan TikTok pada Senin (28/09) menunjukkan perundingan masih berlangsung.

“Kami lagi akan tetap mengamalkan dialog dengan pemerintah tersapu proposal kami – yang mutakadim mendapatkan kesepakatan awal Presiden (Trump) sampai intiha pekan – hingga proposal ini disepakati,” kata TikTok.

Masalahnya makin rumpil, karena Beijing belum mengumumkan apakah ini akan menjamin Bytedance dengan sebuah lisensi tertera algoritma TikTok dalam kesepakatan apa pun.

Algoritma adalah mesin aplikasi ini kerumahtanggaan menerimakan rekomendasi kepada pengguna, misalnya internal mengakhirkan video mana yang akan ditunjukkan ke satu sama lain, berdasarkan cara pengguna berintegrasi dengan barang video.

Algoritma ini sangat responsif terhadap minat saban manusia, secara cepat menangkap perubahan perilaku. Kondisi ini membuat petisi TikTok tinggal populer.

Baca Juga :  Aplikasi Videoder Pengunduh Video Dari Youtube Facebook Ig Tiktok Yang Powerfull

Jika China menolak mengeluh algoritma privat kerukunan, perjanjian apapun bisa tawar.

Pertumbuhan yang mengalami reaktif

TikTok mengatakan punya lebih berbunga 100 miliun pengguna aktif di Amerika Perseroan, dan 700 juta di seluruh dunia.

Pihak perusahaan mengklaim, larangan sementara ini akan mengancam bisnisnya.

“[Sebuah] tabu akan membuat basis pemakai kami mogok, dan kemudian menurun ekstrem,” tulis pimpinan firma sementara TikTok, Vanessa Pappas dalam arsip yang diajukan ke pidana.

“Mudah-mudahan TikTok konsisten kompetitif, pertumbuhan per-sisten pada tahap jalan kami ini lalu bermanfaat.”

Pemerintah AS memperlainkan dua perintah manajerial nan menyasar TikTok.

Pertama mereka cipta bakal mencegah TikTok didistribusikan melangkahi Apple dan Google, kedua adalah melebarkan larangan ini lebih luas.

Rencananya TikTok mulai dilarang puas 12 November, nan dirancang untuk menutup petisi langsung di AS, jika isu kemanan kebangsaan yang disebut presiden tidak terpecahkan.

Linimasa

TikTok

March 2012:
Bytedance didirikan di China dan meluncurkan Neihan Duanzi – tuntutan nan membantu konsumen dari China membagikan memes mereka.

September 2016: Bytedance meluncurkan aplikasi video berdurasi ringkas, Douyin di China.

August 2017:
Petisi Douyin versi internasional diluncurkan dengan tanda TikTok di sebagian dunia, tapi enggak di Amerika Kawan pada detik itu.

November 2017:
Bytedance membeli aplikasi musik
lip-synch, Musical.ly

May 2018:
TikTok mengklaim misal aplikasi non-game yang paling kecil banyak diunduh di dunia privat tiga wulan di tahun nan sama, oleh perusahaan peneliti pasar, Sensor Tower.

August 2018:
Bytedance mengiklankan menutup Musical.ly dan mengalihkan penggunanya ke TikTok.

February 2019:
TikTok dikenakan denda di AS atas penanganan data pengguna Musical.ly bagi mereka yang berusia di bawah 13 tahun.

Baca Juga :  Driver Printer Epson Stylus Photo 1390

October 2019:
Penasihat Facebook, Mark Zuckerberg secara terbuka mengkritik TikTok, dan mencacat menyensor gerakan-aksi unjuk rasa.

November 2019:
Komite Penanaman modal Asing di AS membuka investigasi keamanan nasional kepada TikTok.

May 2020:
TikTok mempekerjakan eksekutif Disney Kevin Meyer menjadi majikan administratif dan penasihat aksi divisi Bytedance.

June 2020:
India melarang TikTok di antara puluhan tuntutan lain berbunga China nan telah dimatikan di India.

July 2020:
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, dan Presiden Trump mengatakan probabilitas TikTok akan dilarang.

August 2020:
Microsoft dan Oracle membuat pendekatan pesaing bikin mengakuisisi alias mengoperasikan TikTok di AS dan tiga pasar lainnya. Mr Meyer mengiklankan keluar dari perusahaan karena “lingkungan strategi telah berubah drastis”

September 2020:
TikTok menolak ajuan Microsoft, tapi melipir ke Oracle dan Walmart bagi membereskan sebuah kesepakatan. Departemen Perdagangan AS memberikan tambahan waktu satu minggu menjelang takat waktu pemali TikTok, tapi masih ada kebingunan tentang prasyarat supremsi saat tenggang waktu ini semakin sanding.