Pelayangan Bunyi Terjadi Karena Adanya Interferensi

Pelayangan Bunyi Terjadi Karena Adanya Interferensi

Hai Sobat Pintar, apakah kalian pernah merasa mencacau kenapa detik berbicara di alam terbuka, suaramu dapat terdengar sampai jauh? Terlebih kalau ki berjebah di kerumahtanggaan goa, suara kalian bisa terdengar berulang begitu juga ada yang menirukan. Hal tersebut bisa terjadi karena adanya karakteristik dari vibrasi gelombang listrik dan obstulen. Penasaran? Ayo, kita membiasakan tentang konsep gelombang bunyi bersama-sama yang lengkapnya suka-suka privat fitur Belajar Pintar.

Pengertian Gelombang Bunyi

Pernahkan sobat merasa terganggu dengan suara-suara tertentu? Pastinya pernah kan? Entah suara minor bising kendaraan, kritik handphone bergetar saat kita tidur, atau suara-suara miring lainnya yang mengganggu kita.

Bunyi ini pada dasarnya adalah hasil berpokok vibrasi nan mengganggu atau nan menggetarkan peledak di sekitarnya. Gangguan tersebut menjangkit hingga menggetarkan rebana telinga dan hasilnya ialah obstulen yang kita tangkap suara. Memang, bagian telinga yang berfungsi menangkap gelombang bunyi adalah gendang telinga.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa bunyi ialah getaran yang menjangkit. Secara umum gelombang bunyi adalah gelombang listrik yang merambat melalui medium tertentu. Gelombang bunyi merupakan gelombang listrik insinyur nan digolongkan sebagai gelombang longitudinal.

Klasifikasi Gelombang Obstulen

Suatu obstulen dapat didengar oleh manusia karena memiliki 3 hal, yaitu adanya sumber bunyi, adanya medium rambat obstulen, dan frekuensinya yang berada antara 20 Hz – 20.000 Hz (audiosonik). Bukan namun basyar, semua makhluk hidup juga bisa mendengar obstulen. Bersendikan frekuensinya, gelombang bunyi diklasifikasikan sebagai berikut:

1.
Infrasonik: bunyi nan punya kekerapan < 20 Hz. Bunyi ini dapat didengar oleh satwa seperti jangkrik, laba-laba, gajah, kera, dan lumba-lumba.

2.
Audiosonik: bunyi yang memiliki frekuensi 20 Hz – 20.000 Hz. Bunyi ini dapat didengar oleh manusia.

3.
Ultrasonik: obstulen yang memiliki frekuensi > 20.000 Hz. Obstulen ini dapat didengar maka itu hewan seperti kelelawar dan babi duyung.

Sifat-rasam Gelombang Bunyi

Pemantulan (Refleksi)

Mengapa bunyi yang dihasilkan dari kolom terlayang terdengar lebih keras dari ruangan melenggong? Kok seandainya kita berteriak di sekitar tebing selalu ada kritik yang mencontoh setelahnya? Semua itu terjadi karena adanya pemantulan (refleksi).

Baca Juga :  Download Gom Player Terbaru

Pemantulan adalah hal ketika gelombang bunyi yang datang adapun permukaan satu medium yang keras dan juga ke sedang asalnya dengan ki perspektif yang sepadan.

Obstulen kerumahtanggaan ruangan tertutup terdengar lebih gentur karena dinding kolom terlalu karib dengan sumber obstulen. Jadinya, bunyi pantul bukan mempunyai waktu yang cukup bakal merambat dan menyebabkan bunyi datang dan bunyi pantul terdengar bersamaan.

Berlainan dengan gema atau suara pantulan yang terjadi jika kita berteriak di sekitar gawir. Jarak antara gisik dan sumber bunyi cukup jauh sehingga bunyi pantul memerlukan masa yang cukup lama bikin merambat sampai rungu. Akibatnya, bunyi pantul akan terdengar setelah bunyi putih.

Pembiasan (Refleksi)

Sekiranya gelombang bunyi merambat dan memasuki medium yang berlainan, gelombang listrik bunyi tersebut akan dibelokkan. Itulah yang disebut dengan pembiasan (refleksi) gelombang bunyi.

Refraksi terjadi sekiranya gelombang bunyi dari suatu medium memasuki medium lain dengan sudut tertentu. Keadaan inilah nan menyebabkan suara petir pada lilin lebah hari terdengar lebih keras dibandingkan plong siang hari. Lega malam hari, lapisan udara episode sumber akar lebih rapat tinimbang bagian atas sehingga suara petir terbit lapisan udara akan dibiaskan menentang permukaan tanah di bawahnya.

Pelenturan (Difraksi)

Difraksi yakni hal pelenturan gelombang ketika melampaui kisi yang ukurannya seorde dengan tahapan gelombangnya. Contohnya yaitu ketika seseorang dapat mendengar suara dari ruangan di sebelahnya.

Interferensi

Interferensi yakni perpaduan dua gelombang farik nan saling berinteraksi pada medium nan sama. Interferensi terbagi menjadi dua jenis, yakni interferensi konstruktif dan interferensi negatif.

Intervensi konstruktif merupakan hal saat kedua gelombang listrik yang berinterferensi sefase, sehingga silih memperkuat. Sebaliknya, interferensi destruktif terjadi saat kedua gelombang listrik nan berinterferensi berlainan fase 180° sehingga saling melemahkan.

Pelayangan

Pelayangan bunyi adalah dua bunyi gentur maupun dua bunyi rengsa yang terjadi secara berurutan. Jika kedua gelombang bunyi merambat bersamaan, bunyi minimal kuat akan dihasilkan saat fase keduanya seimbang. Takdirnya kedua getaran bertentangan fase, maka akan menghasilkan bunyi paling kecil lemah.

Baca Juga :  Cara Menghapus Podcast Dari Iphone Agar Tidak Memenuhi Memori

Cepat Rambat Gelombang Bunyi

Nilai kepantasan dari gelombang bunyi bervariasi. Hal ini terampai dari menengah rambatnya. Secara publik, pendirian menghitung cepat rambat obstulen adalah andai berikut:

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Keterangan :

v = cepat rambat gelombang (m/s)

s = jarak (m)

t = perian (s)

Melampaui Zat Padat

Gelombang elektronik bunyi dapat rembet melewati zat padat. Abstrak medium rambat zat padat yaitu alumunium, cendawan, gelas, dan lain-enggak. Rumus menghitung cepat rambat bunyi nan merambat melalui zat padat ialah sebagai berikut:

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Modulus young (E) merupakan ukuran kekakuan suatu bahan zat padat. Nilai modulus young zat padat berlainan-beda.

Melalui Zat Cair

Gelombang elektronik bunyi juga bisa merambat melalui zat cair. Medium zat cairan dapat berupa air, raksa, helium cair, dan lainnya. Rumus kerjakan menghitung cepat rambat bunyi dalam zat cair adalah sebagai berikut:

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Modulus Bulk (B) merupakan kecenderungan satu benda lakukan berubah bentuk ke segala arah ketika diberi suatu tegangan ke segala arah.

Melalui Udara atau Gas

Gelombang elektronik bunyi juga boleh menjalar menerobos medium udara atau gas. Rumus untuk menghitung cepat rambat bunyi dalam tabun adalah sebagai berikut:

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Konstanta laplace adalah nisbah antara kapasitas kalor asap lega impitan tetap dengan kapasitas panas api puas piutang tetap. Konstanta laplace dapat dipakai lakukan tabun monoatomik atau diatomik. Konstanta laplace untuk gas monoatomik merupakan:

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Dengan memahami karakteristik dari gelombang listrik bunyi, para akademikus Fisika dapat mewujudkan teknologi yang mendukung pencahanan basyar contohnya SONAR, Ultrasonografi, dan Echocardiogram.

Teknologi SONAR

Teknologi SONAR dapat digunakan cak bagi sistem navigasi dengan obstulen pantul supersonik. Pada perangkat pemotret, teknologi SONAR bermakna untuk mendeteksi jarak benda yang akan difoto. Pada media mobil, teknologi SONAR boleh digunakan bikin mendeteksi jarak benda-benda yang ada di sekitar mobil. Pada pengukur kedalaman laut, teknologi SONAR untuk kedalaman laut dengan diletakkan di pangkal kapal.

Baca Juga :  Link Download Beat Ly Music Video Maker

Pendirian kerja SONAR yakni berdasarkan pemantulan gelombang supersonik. SONAR memiliki dua bagian perkakas yang memancarkan gelombang ultrasonik yang disebut transmitter (emitter) dan gawai nan dapat mendeteksi datangnya gelombang listrik pantul (gema) yang disebut sensor (receiver).

Gelombang ultrasonik dipancarkan maka itu transmitter (pemancar) yang diarahkan ke target, kemudian akan dipantulkan kembali dan ditangkap oleh pesawat penerima (receiver). Dengan menimbang waktu yang diperlukan berpangkal gelombang dipancarkan hingga gelombang masin lidah kembali, maka boleh ditentukan nilai jarak atau kedalaman laut.

Ultrasonografi

Ultrasonografi ialah teknologi nan digunakan lakukan menayangkan bagian dalam awak manusia. USG digunakan lakukan melihat perkembangan janin kerumahtanggaan kandungan. USG punya 3 bagian utama adalah Transducer, Monitor, dan Mesin USG. Prinsip kerja mulai sejak Ultrasonografi menggunakan konsep pemantulan bunyi, yaitu transducer ditempelkan pada organ yang ingin dilihat citra bagian dalamnya.

Di intern transducer terwalak intan buatan yang dapat digunakan bagi menangkap gelombang elektronik yang disalurkan. Gelombang yang masin lidah ini masih internal bentuk gelombang pantulan. Setelah diubah ke dalam bentuk gelombang elektronik dan kemudian masuk ke mesin USG, data elektronik tersebut diubah menjadi data tulang beragangan nan ingin ditampilkan ke Monitor.

Echocardiogram adalah teknologi yang dapat digunakan untuk mengukur kelajuan distribusi darah. Kelancaran peredaran darah diukur menggunakan efek Doppler. Bunyi ultrasonik diarahkan menghadap pembuluh nadi, dan pergerakan gelombang listrik bunyi tersebut mengikuti kecepatan aliran bakat.

Contoh Soal

Seorang anak mendengar bunyi nan mempunyai janjang gelombang elektronik sebesar 10 meter. Jikalau cepat rambat bunyi di peledak yaitu 340 m/s, tentukan:

1. frekuensi sendang bunyi
2. masa perigi bunyi

Diketahui:

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Jawab:

Peristiwa pelayangan bunyi terjadi bila ada interferensi antara dua gelombang bunyi yang 25 poin

Cukuplah bagaimana, Sobat? Gelombang elektronik obstulen enggak plus sulit, enggak?

Kalian bisa simak pembahasan banyak soal dalam fitur APLive ya. Pastinya bisa download dulu apikasi Aku Pintar, gratis kok!

Writer: Fifa
Penyunting: Deni Purbowati, Qorin R

Pelayangan Bunyi Terjadi Karena Adanya Interferensi

Source: https://idkuu.com/peristiwa-pelayangan-bunyi-terjadi-bila-ada-interferensi-antara-dua-gelombang-bunyi-yang-25-poin