Perbedaan Backup Dengan Icloud Dan Komputer

Perbedaan Backup Dengan Icloud Dan Komputer

Apa perbedaan antara Backup Restore dengan Export Import di Mikrotik?
Sebagai seorang pengajar, pelahap sekali saya mendapatkan soal seperti itu di penghabisan penelaahan. Kadang boleh dijawab dan dijelaskan kembali oleh teman-temannya justru sering kembali harus sekalian nan menjawabnya.

Karena situasi ini sayang terulang, maka puas kesempatan ini saya coba bakal membahasnya di sini karena mana tahu tandingan-n partner yang lain juga ada yang masih kebingungan mengenai perbedaan antara
perintah Backup-Restore dengan Export-Import.

Untuk menjawab pertanyaan diatas, seharusnya tidak membingungkan sebaiknya kita pahami dulu satu persatu. Berikut penjelasannya.

Apa itu Backup dan Restore?

Backup
dan
Restore
merupakan pelecok satu fitur di mikrotik yang silam berguna bagi seorang admin. Karena dengan adanya fitur Backup dan restore, seorang admin bukan perlu melakukan konfigurasi ulang jika terjadi kerusakan perabot dan ingin / harus menggantinya dengan gawai mikrotik yang baru.

Selain itu, fitur ini pula berfungsi untuk mengimbangi konfigurasi nan madya berjalan ke konfigurasi sebelumnya. Fitur backup hanya bisa melakukan backup seluruh konfigurasinya saja, sedangkan user dan password perabot tidak akan turut aspal backup.

Saat konfigurasi mikrotik di backup, maka backup an nya akan tersimpan plong sebuah file nan berekstensi “
.backup

” dan terletak di dalam menu
file. Walaupun konfigurasi tersebut tersimpan privat sebuah file, saja
file tersebut lain bisa di edit dengan program editor

sebagaimana notepad dan lainnya.

Mesti kita pahami juga bahwa fitur
Backup-Restore
cocok/bisa dilakukan jika perangkat yang akan kita ganti punya variasi/type yang sama dan tidak cocok buat spesies yang berlainan. Takdirnya fitur ini dipaksakan dan dilakukan pada macam perkakas yang berbeda, lazimnya akan terjadi kelainan. Walaupun proses
backup-restore
bisa dilakukan, hanya umumnya cak semau beberapa yang tak sesuai bahkan muncul kelainan yang baru.

Baca Juga :  5 Processor Komputer Gaming Terbaik 2020 Dijamin Ngacirrr

Ibarat contoh proses backup nan moralistis misalnya sebuah router mikrotik jenis RB951Ui-2HnD mengalami fasad, dan sang admin telah melakukan backup serta filenya sudah disimpan di komputer admin.

Saat sang admin menggantinya dengan radas RB951Ui-2HnD yang baru, sang admin tidak perlu kembali melakukan konfigurasi pecah awal melainkan patut berbuat restore saja pecah file backup an yang tadi dibuat dari RB951Ui-2HnD nan rusak.

Ketika selesai melakukan restore dan reboot perangkat, maka gawai mikrotik nan bau kencur tersebut karuan akan mempunyai konfigurasi yang sederajat dengan gawai yang rusak tadi sehingga kebobrokan tersebut bisa segera terlewati dengan cepat.


BACA JUGA: Pendirian Reset Router Mikrotik dengan Mudah

Bagaimana Cara melakukan Backup dan Restore?


Cak bagi melakukan proses backup dan restore, kita bisa melakukannya dengan dua cara, yaitu dengan menerobos
Command Line Interface
(CLI) maupun melalui
Graphical User Interface
(GUI) sebagaimana menggunakan winbox.

Bagi melakukan backup puas Command Line, kita cukup mengetikan perintah

system backup save

seperti contoh berikut:

[[email protected]] >

system backup save

Dan sekiranya proses backup dilakukan melintasi winbox, bisa dilakukan dengan cara masuk ke Menu
File
–> Klik tombol
Backup


Kemudian bakal mengcopy atau download file .backup tersebut ke komputer jinjing tinggal drag and drop aja file nya ke Windows Explorer seperti bagan berikut :

cara drag and jebluk file backup ke PC

Cara melakukan Restore Konfigurasi Mikrotik


Pada Router Mikrotik, untuk mengembalikan konfigurasi (restore) yang sudah lalu di-backup, langkah nan harus dilakukan merupakan sebagai berikut:

  1. Sreg Winbox masuklah ke menu Files di mikrotik
  2. Copy file backup berasal komputer ke router mikrotik dengan cara drag n anjlok seperti sebelumnya
  3. Simpan file tersebut puas root directory.
  4. Memilah-milah file backup nan cak hendak di-restore.
  5. Klik Restore.
  6. Router akan meminta reboot
  7. Selesai.. silahkan cek konfigurasinya dan seharusnya konfigurasi sudah kembali sebagaimana sediakala.
Baca Juga :  Playstation 5 Sedang Dalam Pengembangan

Untuk memperjelas intensi dari point nomor 5, silahkan perhatikan gambar berikut:



BACA JUGA: Denotasi Mikrotik, Routerboard dan RouterOS

Apa itu Export dan Import?

Export-Import yaitu riuk suatu fitur intern mikrotik yang fungsinya akrab sama seperti mana fitur Backup-Restore.
Salah satu kelebihan Fitur Export
dibandingkan dengan
fitur backup
adalah fitur export berkecukupan berbuat backup seluruh konfigurasi maupun sebagian konfigurasi perangkat mikrotik, sementara itu fitur backup tidak boleh membackup sebagian konfigurasi.

Selain itu, file hasil export dapat di buka dan di edit dengan menggunakan editor seperti mana notepad dan yang lainnya. Serta dalam penerapannya/eksekusi perintah bisa bersama-sama di terapkan tanpa membutuhkan proses reboot perangkat.

Ketika melakukan export, router mikrotik akan melakukan backup konfigurasi yang di simpan pada sebuah file yang berekstensi “.rsc” dan terletak pada menu
File
di mikrotik. Bikin mengamankan file tersebut, kita bisa meng-copy-nya ke komputer dengan cara drag and runtuh seperti proses download/copy file backup diatas.

Prinsip melakukan Export

Buat mengerjakan proses export seluruh konfigurasi mikrotik, langkah yang harus kita lakukan adalah bak berikut:

  1. Beber terminal di winbox
  2. Ketikan perintah “export file=namafile” contoh …>export filename=semua-konfigurasi
  3. Jikalau ingin melakukan export sebagian konfigurasi doang misalnya hanya ingin melakukan export konfigurasi firewall saja, maka beliau dulu masuk ke menu yang dituju (Firewall) kemudian masukan perintah export sebagai halnya diatas contoh “/ip firewall>
    export file=konfigurasi-firewall
Cara export konfigurasi Mikrotik
  1. setelah melakukan export, maka silahkan cek hasilnya di menu file, dapat menggunakan winbox atau dapat juga menggunakan command line “file print
  2. Jika file sudah berhasil melakukan export, Bakal drag and drop bikin meng-copy file tersebut ke komputer seperti mana pada momen melakukan peng-copy-an file backup diatas. atau bisa juga dengan mandu lain yaitu dengan menggunakan pasilitas copy pada toolbar di mikrotik kemudian pastekan pada folder di komputer yang di inginkan.
  3. Takdirnya mau melihat ataupun mengoreksi script file export yang sudah dibuat, maka kita bisa mendedahkan alias mengeditnya dengan menunggangi notepad
  4. Begitu lagi sebaliknya jika kita ingin melakukan import file ke mikrotik, maka ancang nan dilakukan akrab sebabat seperti langkah melakukan restore ialah kita harus meletakkan file export “.rsc” ke root directory mikrotik dengan cara drag and terban file dari komputer ke mikrotik. Kemudian lega new halte ketikan perintah “import file=nama_file nan dituju” contohnya “import file=konfigurasi-firewall.rsc”
  5. Jikalau persiapan diatas dijalankan dengan benar, maka router mikrotik akan mengamalkan eksekusi script tersebut tanpa harus mengamalkan reboot perangkat.
Baca Juga :  Update Link Daftar Bantuan Produktif Usaha Mikro Bpum Kota Bogor Tahun 2021


Perlu di bangun bahwa

Proses eksekusi script file export akan dijalankan dari atas ke bawah, jika suka-suka baris nan double atau error maka proses eksekusi enggak akan dilanjutkan.


BACA Lagi: Jenis IP Address

Perbedaan Backup-Restore dengan Export-Import

Semenjak kedua penjelasan diatas, maka dapat kita simpulkan perbedaan yang mencolok antara perintah Backup-Restore dengan Export-Import merupakan sebagai berikut:

  1. Fitur Backup akan menghasilkan file berekstensi “.backup” sedangkan fitur Export menghasilkan file berekstensi “.rsc“.
  2. File hasil backup ( .backup ) enggak bisa dibuka dan di edit menggunakan pengedit begitu juga notepad sedangkan file hasil export ( .rsc ) boleh dibuka dan di edit seperti notepad.
  3. Proses restore file “.backup”, membutuhkan reboot perangkat padahal proses import file “.rsc” bukan membutuhkan reboot perangkat.

Demikian catatan kecil yang saya buat moga dapat memberikan manfaat bagi semua dan untuk referensi yang pasti silahkan kunjungi wiki.mikrotik.com

Perbedaan Backup Dengan Icloud Dan Komputer

Source: https://wadahkita.com/perbedaan-backup-restore-dengan-export-import.html