Sebutkan Lima Tumbuhan Hasil Perkebunan Di Indonesia

Sebutkan Lima Tumbuhan Hasil Perkebunan Di Indonesia



POTENSI PERKEBUNAN 2016

Sektor pertanaman sangat berperan berfaedah internal mensukseskan pelaksanaan strategi transformasi ekonomi di Kalimantan Timur. Melangkahi transformasi ekonomi, diharapkan pembangunan ekonomi Kaltim akan berbasiskan penyelenggaraan sumber buku alam terbarukan dengan merintik-rintik beratkan lega upaya pertambahan nilai tambah melalui pengembangan industri hilir. N domestik mendukung strategi diatas pertanian memainkan peran nan sangat penting, menghafaz perkebunan terutama kerambil sawit dan dagangan lainnya menjadi dagangan favorit terdahulu dalam menyediakan bahan baku untuk industri oleochemical sebagai strategi hilirisasi industri nan akan di kembangkan, selain itu perkebunan memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi kerakyatan, ekspansi energi baru terbarukan, serta menurunkan intesitas emisi gas rumah kaca.

Ditengah dominasi sektor pertambangan /penajaman dan penggarapan migas di tahun 2010 mencapai 74,53%, saat itu sektor pertanian privat arti luas sekadar berkontribusi 5,52 % terhadap PDRB Prov. Kaltim dan sub sektor perkebunan berkontribusi 36,78 % terhadap sektor pertanian dalam arti luas tersebut.   Pada tahun 2015 meskipun sektor pertambangan/penggalian dan pengolahan migas masih mendominasi struktur ekonomi Kaltim sebesar 65,63 %, sektor pertanian dalam faedah luas telah meningkat kontribusi nya terhadap PDRB adalah sebesar 7,62 % dan sub sektor perladangan berkontribusi sebesar 50,89 % terhadap sektor pertanian dalam keefektifan luas, atau 2,2 % terhadap PDRB Prov. Kaltim.

Disamping perannya yang semakin besar dalam struktur ekonomi Kalimantan Timur Sektor perladangan congah menyerap 392.000 batih penanam dan manjur kreatif penyedotan sida-sida serta membuka pokok pertumbuhan ekonomi  dan pengembangan wilayah.



Rangka 1.Perkembangan Kontribusi Sektor Perladangan Terhadap PDRB Kalimantan Timur


Perkembangan pertanian di Kaltim di bawa oleh kondisi Agroklimat dan ketersediaan lahan yang memadai.  Berlandaskan Perda No 1 musim 2016 tentang RTRWP, alokasi luas areal perkebunan nan dicadangkan adalah 3.269.561  ha setara denga 25 % luas daratan Kalimantan Timur.  Jumlah perusahaan yang telah memperoleh Ijin Usaha Perkebunan adalah seluas 2.519. 414 Ha terdiri atas 198 PBS, dari total tersebut yang telah berhasil memperoleh sertifikat Hak Guna Usaha adalah 1.064.400 Ha (125 PBS) sehingga lahan terlambat yang dapat dikembangkan cak bagi sektor pertanian ialah seluas 750.147 Ha.




POTENSI PERKEBUNAN 2015

Jenis-diversifikasi tanaman perkebunan yang dikembangkan di Kalimantan Timur antara lain: karet, kelapa, salinan, lada, coklat, kelapa sawit, gula aren dan lainnya nan merupakan susunan dari beberapa pokok kayu perladangan.Propaganda tanaman perkebunan ini terbagi menjadi perkebunan samudra pemerintah, perkebunan besar swasta dan perladangan rakyat.

Areal perkebunan di Kalimantan Timur secara keseluruhan puas tahun 2014 adalah 1.187.421  ha dengan produksi 9.714.443 ton. Wilayah terbesar  dari luas  perkebunan ditanami kerambil sawit. Produksi kelapa sawit mencapai  9.628.072 ton bersumber luas tanaman 1.020.413 ha. Produksi terbesar kedua merupakan perkebunan karet sebesar 63.281 ton dan persawahan kelapa 11.424 ton dari  luas tanaman 113.485 ha dan 26.674 ha.

Terdaftar pada perkebunan besar produksi kelapa sawit mengaras 275.025 ton bersumber luas tanaman 22.342 ha. Temporer perkebunan besar swasta termaktub 7.118.437ton produksi  kelapa sawit dengan luas 761.119 ha, dan perkebunan Rakyat memproduksi 1.654.337 ton. Bersumber masa ke tahunluas perkebunan kelapa sawitselalumeningkat,sependapat dengan Acara gubernur internal upaya meluncurkan program
“Satu juta hektar Kelapa Sawit”
sehingga kawasan industri akan meningkat dari hari ke tahun.



DATA PERKEMBANGAN Perladangan 2014

Variasi-keberagaman tanaman pertanian yang dikembangkan di Kalimantan Timur antara lain: karet, kelapa, kopi, lada,  coklat, nyiur sawit, gula aren dan lainnya yang merupakan gayutan mulai sejak beberapa tanaman perkebunan. Usaha tanaman perkebunan ini terbagi menjadi perkebunan segara pemerintah, perkebunan besar swasta dan pertanaman rakyat.

Areal perkebunan di Kalimantan Timur secara keseluruhan pada waktu 2013 adalah 1.102.632 ha dengan produksi 6.989.209 ton. Wilayah terbesar dari luas perkebunan ditanami kelapa sawit. Produksi kelambir sawit mencapai 6.901.602 ton berpunca luas tanaman 944.826 ha. Produksi terbesar kedua adalah pertanaman kain sebesar 59.963 ton dan perkebunan kelapa 13.266 ton semenjak luas tanaman 101.156 ha dan 17.272 ha.


Gambar 5.3. Luas Pokok kayu (Ha) dan Produksi Kelapa Sawit (Ton),2009- 2013





Tercatat puas pertanaman samudra produksi pemerintah kelapa sawit mencapai 274.193 ton dari luas tanaman 22.367 ha. Sementara perkebunan besar swasta tercatat 5.109.170 ton produksi kelapa sawit dengan luas 713.449 ha, dan pertanian Rakyat memproduksi 1.518.239 ton.

Berpunca tahun ke tahun luas pertanaman kelapa sawit cinta meningkat, sejalan dengan program gubernur dalam upaya meluncurkan programa “satu juta hektar nyiur sawit” sehingga daerah pabrik akan meningkat mulai sejak hari ke tahun.



Kronologi PERKEBUNANA 2013


  1. Karet

Tanaman kejai di Kalimantan Timur merupakan komoditi tradisional yang sudah relatif lama diusahakan bagaikan perkebunan rakyat, semata-mata karena pengaruh harga yang berfluktuasi sangat tajam usaha perkaretan beberapa waktu yang tinggal sempat ditinggalkan makanya petani pertanaman untuk beralih kepada kampanye lain yang dianggap lebih menguntungkan. Belaka ketika ini seiring dengan semakin membaiknya harga kain di kodian komoditi perca pun banyak diusahakan oleh masyarakat dan di beberapa ajang komoditi tersebut merupakan sendang alat penglihatan pencaharian penting masyarakatnya.

Luas areal pertanaman karet saat ini (tahun 2012) teragendakan seluas 91.254 Ha nan terdiri berusul areal pertanian rakyat 84.192 Ha, pertanian besar negara sebesar 709 Ha dan perkebunan ki akbar swasta 6.295 Ha dengan produksi seluruhnya berjumlah 74.648 ton lumb.

Produk tersebut lega galibnya dipasarkan ke Banjarmasin untuk kebutuhan pabrik Crumb Rubber. Pusat pertanaman tiras terbesar berada di Kabupaten Kutai Barat (Kecamatan Melak dan Barong Tongkok) yang dikembangkan oleh petani pekebun melalui kiriman TCSSP bantuan berbunga Bank Pembangunan Asia (Berbintang terang Development Bank/ADB). Areal penanaman cemping lainnya yang cukup luas berlambak di Kecamatan Palaran dan Samarinda Ilir (Kota Samarinda), Kecamatan Balikpapan Timur dan Balikpapan Lor (Ii kabupaten Balikpapan), Kecamatan Segah dan Talisayan (Kabupaten Berau), Kecamatan Ancol Selor (Kabupaten Bulungan), Kecamatan Kota Pulang ingatan, Marang Kayu, Samboja dan Estuari Badak (Kecamatan Kutai Kartanegara). Selain itu juga terdapat ladang plasma hak petani pekebun di Kecamatan Long Kali (Kabupaten Paser) dan di Kecamatan Marang Kayu (Kabupaten Kutai Kartanegara) yang kedua – duanya merupakan binaan berpangkal PTPN XIII. Persawahan Karet milik perkebunan besar swasta terdapat di Kabupaten Penajam Paser Utara hak PT. Majapahit Agroindustri Corp Ltd dan di Kabupaten Kutai Kartanegara milik PT. Hasfarm Product.

Perkembangan data statistik, produksi, produktivitas dan personel pertanian Kalimantan Timur komoditi karet hari 2000 – 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 1. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Fungsionaris Kain



Diagram 2. Perkiraan Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Menurut Kabupaten/Ii kabupaten 2012




2. Kerambil Kerumahtanggaan

Tanaman kelapa dalam merupakan komoditi tradisional Kalimantan Timur, tumbuh dengan baik pada semua gelanggang yang diusahakan maka itu publik misal pohon perkarangan alias yang diusahakan dalam hamparan yang patut luas.

Usaha perladangan nyiur rakyat dalam hamparan yang luas terletak di Kabupaten Kutai Timur (Kecamatan Sangkulirang, Sandaran dan Kaliorang), Kabupaten Kutai Barat (Kecamatan Melak dan Barong Tongkok), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kecamatan Samboja, Muara Jawa dan Kota Bangun), Kabupaten Paser (Kecamatan Tanah Grogot, Jangka Belengkong dan Long Kali), Kabupaten Penajam Paser Utara (Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku), Kabupaten Berau (Kecamatan Talisayan), Kabupaten Nunukan (Kecamatan Nunukan dan Sebatik), Kota Samarinda (Kecamatan Samarinda Lor dan Palaran), Ii kabupaten Balikpapan (Kecamatan Balikpapan Timur dan Utara.

Baca Juga :  67 Perguruan Tinggi Ikuti Kontes Robot Indonesia 2020

Disamping itu di sejumlah daerah lainnya tanaman kelapa pun banyak diusahakan namun dalam dimensi nan masih abnormal. Luas areal kelapa rakyat di Kalimantan Timur periode 2012 tercatat sebanyak 30.712 Ha dengan besaran produksi sebanyak 23.562 ton.  Produksi berasal tanaman nyiur rakyat tersebut diatas seluruhnya dipasarkan untuk menepati kebutuhan konsumsi kelambir segak awam di dalam daerah.

Pertanian kerambil rakyat di Kalimantan Timur dewasa ini sudah berada intern keadaan yang patut diremajakan, semata-mata nampaknya animo kearah tersebut masih rendah sehingga kondisi perkelapaan di Kalimantan Timur dalam situasi yang rendah menguntungkan.Kronologi data statistik, produksi, produktivitas dan tenaga kerja perkebunan Kalimantan Timur komoditi kerambil hari 2000 – 2012 dapat dilihat sreg tabel berikut :

Tabel 1. Kalkulasi Luas Areal, Produksi & Karyawan Kelapa Dalam



3.
KELAPA SAWIT

Era peluasan kelapa sawit di Kalimantan Timur dimulai pada tahun 1982 nan dirintis menerobos Antaran Perkebunan Inti Rakyat (PIR) yang dikelola maka dari itu PTP VI. Sampai saat ini (hari 2012) luas areal nyiur sawit hijau mencapai 961.802 Ha nan terdiri terbit 226.765 Ha sebagai tanaman plasma / rakyat, 17.237 Ha kepunyaan BUMN laksana inti dan 717.825 Ha milik Perkebunan Segara Swasta.

Produksi TBS (Tandan Biji pelir Segar) sebesar 5.734.464 ton ataupun setara dengan 1.032.204 ton CPO (Crude Palm Oil) pada periode 2012. Dari sejumlah perusahaan perkebunan besar swasta yang sudah memperoleh belas kasihan pencadangan (ijin lokasi) sementara ini yang sudah beroperasi membangun tegal dalam skala yang luas baru sebanyak ± 330 firma.

Areal perkebunan kelapa sawit yang cukup luas saat ini terpusat di Kabupaten Paser nan menghampari Kecamatan Kuaro, Long Ikis, Long Boleh jadi, Paser Belengkong dan Kapling Grogot, Kabupaten Penajam Paser Utara (Kecamatan Waru dan Penajam), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kecamatan Kembang Janggut, Kenohan dan Kota Bangun), Kabupaten Kutai Timur (Kecamatan Estuari Wahau, Kaliorang, Kongbeng), Kabupaten Kutai Barat (Kecamatan Tanjung Isuy, Bongan), Kabupaten Berau (Kecamatan Ancol Redeb, Talisayan, Lempake, Batu Putih), Kabupaten Nunukan (Kecamatan Nunukan, Lumbis dan Sebuku) sedangkan beberapa kecamatan lainnya masih dalam luasan kurang. Kronologi data perangkaan, produksi, produktivitas dan pegawai perladangan Kalimantan Timur komoditi kelapa sawit musim 2000 – 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabulasi 1. Antisipasi Luas Areal, Produksi & Personel Kelapa Sawit



Grafik 2. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga kerja Menurut Kabupaten/Kota 2012



Diagram 3. Perkiraan Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Menurut Cermin Perladangan Segara Swasta (PBS) Waktu 2012



Tabel 4. Ancangan Luas Areal, Produksi & Pegawai Menurut Pola Perkebunan Besar Negara / PTPN XIII



4.KAKAO

Kalimantan Timur ialah riuk satu pereka cipta kakao rakyat di Indonesia, walaupun arealnya relatif katai dibanding dengan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, tetapi buat petambak dibeberapa tempat di Kalimantan Timur, komoditi tersebut dijadikan sebagai alat penglihatan pencaharian yang utama.

Sejumlah negeri nan tercatat sebagai sentra penanaman kakao di Kalimantan Timur antara lain Kabupaten Nunukan (Kecamatan Lumbis dan Pulau Sebatik), Kabupaten Malinau (Kecamatan Malinau), Kabupaten Berau (Kecamatan Talisayan), Kota Samarinda (Sempaja dan Berambai), dan Kabupaten Kutai Timur (Teluk Pandan). Di beberapa kancah lainnya juga terdapat areal pertanian kakao dalam luasan yang nisbi kecil. Luas areal pertanaman kakao menurut statistik tahun 2012 sebesar ± 30.712 ha dengan produksi biji kakao sangar bilang 23.562 ton.

Pokok kayu tersebut secara keseluruhannya yaitu pertanaman rakyat. Produksi kredit kakao kersang Kalimantan Timur dengan mutiara unfermented sebagian segara dipasarkan di Sabah Malaysia. Khususnya yang dihasilkan oleh penanam Kalimantan Timur penggalan lor. Produk petani pertanaman kakao lainnya dipasarkan andai perbelanjaan antar pulau ke Makassar untuk seterusnya dipasarkan kepasaran Amerika Serikat. Sebagai halnya komoditi pertanian lainnya, harga biji kakao sangar camar mengalami pasang surut nan tergantung kepada harga kacangan dunia.

Pada saat nilai dolar pada mata uang tataran, harga kakao juga melambung sehingga pendapatan petani meningkat. Dalam upaya mendorong perluasan, tanaman kakao di Kalimantan Timur, Biro Perkebunan selain memberikan bimbingan pun uluran tangan sari unggul, sarana produksi dan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pertanaman.Perkembangan data perangkaan, produksi, daya produksi dan tenaga kerja persawahan Kalimantan Timur komoditi kakao musim 2000 – 2012 dapat dilihat pada diagram berikut :

Tabel 1. Taksiran Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Komoditi Kakao



Grafik 2. Perkiraan Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Menurut Kabupaten/Kota 2012



5.
Lombok

Lombok di Kalimantan Timur yakni komoditi tradisional yang mutakadim cukup lama dikenal dan dikembangkan oleh rakyat. Beberapa hari nan suntuk komoditi embalau yakni salah satu komoditi ekspor Kalimantan Timur nan patut terdahulu, yang dikenal dengan mutu white pepper Samarinda. Setelah harga komoditi tersebut jatuh di kacangan dunia setakat pada titik yang paling kecil terbatas dan rayuan kebakaran kapling serta kemarau tinggi yang melanda Kalimantan Timur tahun 1982 yang habis produksi cili Kalimantan Timur menurun secara drastis, sehingga sejak saat itu Kalimantan Timur tidak lagi tercatat laksana pengekspor  lada.

Dalam beberapa tahun ini persawahan embalau rakyat kembali diintensifkan, bertambah – lebih dipicu adanya kenaikan harga yang cukup berarti di pasaran marcapada.

Areal pohon lada di Kalimantan Timur yang cukup luas terdapat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kecamatan Samboja, Muara Jawa dan Loa Janan), Kabupaten Kutai Timur (Kecamatan Sangatta), Kabupaten Penajam Paser Utara (Kecamatan Sepaku), Kabupaten Berau (Kecamatan Talisayan), Kabupaten Malinau (Kecamatan Malinau dan Mentarang), kabupaten Nunukan, Lumbis, Sebatik dan Sembakung), Kota Samarinda (Kecamatan Samarinda Utara).Luas areal merica rakyat di Kalimantan Timur waktu 2012 termaktub sebanyak 10.386 ha dengan jumlah produksi sebanyak 9.085 ton sahang kering. Produksi dari pohon lada tersebut diatas seluruhnya dipasarkan buat memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri dan ekspor. Perkembangan data statistik, produksi, produktivitas dan tenaga kerja perladangan Kalimantan Timur komoditi cili periode 2000 – 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabulasi 1. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Lada



Tabel 2. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Menurut Kabupaten/Daerah tingkat 2012



5.
Kopi

Komoditi  kopi juga adalah komoditi yang telah lama diusahakan makanya masyarakat pedesaan di seluruh Kalimantan Timur. Areal tanaman piagam tersebut terwalak karib merata di beberapa wilayah pedesaan Kabupaten di Kalimantan Timur dan diusahakan oleh petani dengan luasan yang rata – rata relatif terbatas.

Areal pertanaman pertinggal di Kalimantan Timur yang cukup luas terdapat di Kabupaten Kutai Timur (Kecamatan Sangatta dan Kaliorang), Kabupaten Kutai Barat (Kecamatan Damai dan Linggang Bigung), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kecamatan Samboja, Ambang Jawa, Loa Kulu dan Loa Janan), Kabupaten Jangka (Kecamatan Muara Komam, Kuaro, Long Ikis, Jangka Belengkong dan Long Kali), Kabupaten Penajam Jangka Utara (Kecamatan Waru dan Penajam), Kabupaten Berau (Kecamatan Talisayan, Ancala Tabur dan Kelay), Kabupaten Malinau (Kecamatan Malinau dan Mentarang), Kabupaten Nunukan (Kecamatan Nunukan, Lumbis, Sebatik dan Sembakung), Ii kabupaten Samarinda (Kecamatan Samarinda Utara dan Palaran).

Baca Juga :  Cara Membuat Toga Dari Kardus Bekas

Berdasarkan data perangkaan perian 2011  luas areal tanaman kopi tertera seluas 10.586 Ha dengan produksi 2.312 ton. Produksi biji gersang seluruhnya dipasarkan bakal kebutuhan konsumsi dalam distrik nan ruang pasarnya masih sangat ternganga. Usaha perluasan areal oleh petambak dilakukan secara swadaya internal total nisbi kecil, sehingga penambahan areal berpangkal tahun ke tahun berjalan sangat lamban. Perkembangan data statistik, produksi, daya produksi dan tenaga kerja perkebunan Kalimantan Timur komoditi salinan tahun 2000 – 2012 bisa dilihat plong diagram berikut :

Tabel 1. Perhitungan Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Piagam



Tabel 2. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Menurut Kabupaten/Kota 2012




6. TEH

Budidaya tanaman teh nan dikembangkan di wilayah Kecamatan Kayan Selatan mempunyi probabilitas yang bagus, khususnya bagi wilayah perbatasan dan pedalaman. Selain didukung dengan siram hujan yang baik serta petak yang berlambak, datarannya sekali lagi sangat mendukung karena berada lega ketinggian 1.500 meter dari permukaan laut (DPL).

Berdasarkan hasil penelitian berasal Muslihat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, pohon teh yang dikembangkan di Kayan Kidul merupakan variasi teh berkualitas (Camellia sinensis).Selain bibit nan dikirim merupakan bibit unggul pilihan, budi daya tanaman teh tersebut juga di pengaruhi oleh iklim dan kesuburan lahan sehingga mempengaruhi kualitas nan semakin bagus.Hingga dengan tahun 2012, pengembangan tanaman teh nan dimulai sejak tahun 2007 ini telah menyentuh luasan 33 Ha dengan jumlah sida-sida pertanaman yang terlibat sebanyak 55 individu.

 Tabel 1. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Pegawai Komoditi Teh




7.Jambu mete

Jambu mete merupakan pokok kayu tahunan nan rata-rata tumbuh di daerah sangar. Tanaman ini banyak ditanam untuk program rebosisasi, karena itu produksi jambu monyet Indonesia berorientasi meningkat. Indonesia merupakan riuk satu negara pengekspor terdepan mete manjapada dengan negara tujuan ekspor India, dan Uni Eropa. Biji zakar mete dapat dipilah menjadi dua bagian utama, yakni mete gelondongan dan biji kemaluan semu. Dari mete gelondongan dapat dihasilkan kacang mete, yaitu dengan cara berjupang kulit (pericarp) nya . Internal proses separasi ini dapat dihasilkan CNSL (Cashew nut shell liquid) yaitu oleoresin yang berasal dari pericarp. Kedelai mete dapat digunakan lebih lanjut kerjakan berbagai macam dagangan pangan dan kosmetika, sedangkan CNSL digunakan perumpamaan bahan baku pembuatan perekat dan minyak rem.

Masa 2012, di Kalimantan Timur luasan Jambu Mete cuma sebesar 54 Ha dengan produksi 12 ton.

Tabulasi 1. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Komoditi Jambu monyet




8. Nyiur Sawit


HARGA PEMBELIAN TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PEKEBUNAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Untuk Periode Wulan April 2014





*Sumur : Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Timur (2013) &http://disbun.kaltimprov.go.id/




              POTENSI PERTANIAN TAHUN 2015


Perkembangan luas panen, produksi gabah serta hasil per hektar di Kalimantan Timur pada waktu 2014 mengalami penurunan dari  perian sebelumnya. Secara faktual luas panen padi naik berbunga 102.912 ha pada tahun 2013 menjadi 100.262 ha pada musim 2014. Kemudian untuk  hasil per hektarnya menurun menjadi 42,55 kuintal saban hektar. Negeri kabupaten/kota  yang memiliki luas penuaian dan produksi padi (sawah + kebun) terbesar adalah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Luas panen pari di kabupaten ini sampai ke 39.679 ha dengan produktivitas 49,02 kw/ha sehingga produksi padi yang  dicapai sebesar 194.501 ton pada musim 2014. Ini berjasa 45,60 persen produksi pari di Kalimantan Timur dihasilkan oleh Kabupaten Kutai Kartanegara.Bahkan untuk jenis padi sawah produksi dari Kutai Kartanegara mencapai 52,18 persen dari total pari sawah Kalimantan Timur.

 Pohon palawija di Kalimantan Timur antara lain jagung, ubi kayu, singkong jalar, polong lahan, polong dan kacang hijau.  Selama periode 2010-2014, luas pengetaman tumbuhan ini mengalami kegoyahan. Tahun 2014 beberapa komoditi palawija tersebut mengalami penurunan luas panen, kecuali tanaman milu, kaspe kusen dan polong tanah.Lega jenis pokok kayu sayursayuran yang perkembangannya lampau berfluktuasi, sebagian  besar mengalami eskalasi, baik produksi total ataupun produksi per hektarnya. Jenis tanaman sayuran yang terbanyakDihasilkan diprovinsi ini yakni ketimun dan kucai merah nan Produksinya  masing-masing  mengaras 14.468 ton dan 10.306  ton pada tahun 2014.

  • Persawahan

Varietas-jenis tanaman perkebunan yang dikembangkan diKalimantan Timur antara enggak: karet, kelapa, kopi, lombok,   coklat, nyiur sawit, sakarosa aren dan lainnyayang merupakan aliansi daribeberapa pokok kayu perkebunan. Usaha pohon perkebunan initerbagi menjadi pertanian osean pemerintah, persawahan samudra swasta dan pertanian rakyat.Areal perkebunan di Kalimantan Timur secara  keseluruhan sreg hari 2014  ialah 1.187.421 ha dengan produksi 9.714.443 ton. Area terbesar dari luas pertanaman ditanami kelapa sawit.

Produksi kelapa sawit menjejak  9.628.072 ton berpunca luas tanaman 1.020.413ha. Produksi terbesar kedua adalah perladangan karet sebesar 63.281 ton dan pertanian kelapa 11.424 ton dari luas tanaman 113.485 ha dan 26.674 ha. Tercatat puas perladangan besar produksi kelapa sawit  menjejak 275.025 ton dari luas tanaman 22.342 ha. Tentatif perkebunan besar swasta tercatat 7.118.437 ton produksi kelapa sawit dengan luas 761.119 ha, dan persawahan Rakyat memproduksi 1.654.337 ton. Dari tahun ke tahun luas  perkebunan kelambir sawit selalu meningkat, sehaluan dengan program gubernur dalam  paya  meluncurkan program “suatu miliun hektar nyiur sawit” sehingga area pabrik akan meningkat dari tahun ke tahun.

  • Pari, PALAWIJA DAN HORTIKULTURA

Jalan luas panen, produksi padi serta hasil tiap-tiap hektar di  Kalimantan  Timur  pada  tahun 2014  mengalami  penerjunan  dari hari sebelumnya. Secara riil luas panen antah naik dari 102.912 ha pada tahun 2013 menjadi 100.262 ha puas tahun 2014. Kemudian lakukan     hasil sendirisendiri hektarnya menurun  menjadi  42,55  kuintal per hektar.Tanaman palawjadi Kalmantan iurantra lan jagun,ubi ky,biala,acang tanah, kdelaidan kacng hiau.Sejauh musim 2010-2014, luas panen tanaman ini mengalami kegoyahan.

 Musim 2014 bilang komoditi palawija tersebut mengalami penerjunan luas panen, kecuali pokok kayu jagung, ubi kayu dan kacang cina.Puas jenis pokok kayu sayur- sayuran yang perkembangannya tinggal berfluktuasi,sebagian besarmengalamipeningkatan, baik produksi total ataupun produksi per hektarnya. Tipe tanaman sayuran nan terbanyak dihasilkan di provinsi ini ialah ketimun dan bawang abang yang produksinya sendirisendiri sampai ke 14.468 ton dan 10.306 ton puas tahun 2014.


POTENSI PETERNAKAN Hari 2015

Sampai akhir tahun 2014, populasi ternak nan terbesar jumlahnya di Kalimantan Timur yaitu sapi (terdaftar sapi perah) yaitu sebanyak  101.820  ekor. Dibanding dengan keseluruhan jumlah ternak nan terdiri dari 7 (tujuh) jenis ternak yaitu sapi, sapi perah, mahesa, kambing, domba, kartu ceki dan aswa maka populasi sapi mencapai 44,72 tip.

Banyaknya piaraan ekstrak sapi yang masuk sebesar 4.745 ekor nan hanya terdiri dari sapi.Sedangkan ternak potong yang masuk berjumlah 91.867 ekor dari 5 jenis ternak ialah sapi, kerbau embek, domba dan nangui.

Pemotongan hewan ternak lakukan konsumsi bisa dilakukan di apartemen runjam fauna dan di asing rumah potong hewan. Binatang ternak yang dipotong di flat potong sebanyak  42.536  ekor, terdiri berpunca 3 (tiga) jenis hewan ternak sahaja ialah sapi, munding dan babi. Sedangkan nan dipotong di luar kondominium potong dabat berjumlah 78.061 ekor dari 6 (heksa-) jenis hewan ternak. Dari keseluruhan hewan ternak potong nan terbanyak dipotong adalah sapi dan kambing yaitu  55.781 ekor dan 41.754 ekor. Ini terlihat pengaruhnya terhadap produksi daging. Kontribusi daging sapi terhadap produksi daging merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan ternak lainnya ialah 8.811,72 ton atau 80,90 persen bermula total produksi daging ternak nan berjumlah 10.891,02 ton.

Baca Juga :  Download Buku Abacaga Pdf

Lakukan jenis unggas, lega pengunci masa 2014 jumlah populasi-nya sebesar 51.744.439 ekor nan berasal berpunca 4 diversifikasi unggas nan dibudidayakan (ayam kampung, ayam jago ras pedaging, ayam jago ras petelur dan itik). Akan halnya unggas terbanyak merupakan ayam ras pedaging yaitu 46.553.307  ekor. Demikian kembali dengan jumlah unggas bibit yang masuk, terbanyak adalah keberagaman ayam ras pedaging menyentuh 4.783.359 ekor.

Produksi daging yang dihasilkan pecah ke 4 (catur) diversifikasi unggas tersebut sreg tahun 2014 yaitu ayam kampung 4.758,70 ton, ayam ras pedaging 43.644,20  ton, ayam ras petelur 308,80  ton dan itik 95,10 ton. Sementara itu produksi telur yang dihasilkan berpunca ayam ras, ayam jantan kampung dan itik sebanyak 9.232,7 ton.




DATA POTENSI PETERNAKAN 2014

Sampai akhirusanah 2013, populasi ternak yang terbesar jumlahnya di Kalimantan Timur adalah sapi (termuat sapi perah) yaitu sebanyak 95.133 ekor. Dibanding dengan keseluruhan jumlah piaraan yang terdiri dari 7 (tujuh) spesies ternak yaitu sapi, sapi perah, munding, kambing, domba, babi dan aswa maka populasi sapi mengaras 45,20 uang lelah.

Banyaknya peliharaan bibit sapi yang masuk sebesar 6.588 ekor nan hanya terdiri dari sapi. Sedangkan  peliharaan  tikam  yang masuk berjumlah 95.425 ekor dari 5 spesies piaraan yaitu sapi, munding  kambing, domba dan kartu ceki.

Pemotongan hewan ternak lakukan konsumsi dapat dilakukan di flat bacok dabat dan di asing rumah potong binatang. Sato ternak yang dipotong di rumah runjam sebanyak 38.352 ekor, terdiri dari 3 (tiga) spesies satwa piaraan doang adalah sapi, kerbau dan kartu ceki. Padahal yang dipotong di asing rumah sembelih hewan berjumlah 70.585 ekor dari 6 (enam) jenis binatang ternak. Dari keseluruhan hewan peliharaan hunjam yang terbanyak dipotong adalah sapi dan kambing yaitu 15.563 ekor dan 35.930 ekor. Ini tertumbuk pandangan pengaruhnya terhadap produksi daging. Kontribusi daging sapi terhadap produksi daging merupakan nan terbanyak dibandingkan dengan peliharaan lainnya yakni 8.608,27 ton atau 84,08  persen  dari  total produksi daging peliharaan yang berjumlah 10.238,73 ton.

Kerjakan macam unggas, sreg tutup tahun 2013 total populasi-nya sebesar 50.768.271 ekor nan mulai sejak dari 4 jenis unggas yang dibudidayakan (ayam kampung, ayam jantan ras pedaging, ayam jago ras petelur dan itik). Adapun unggas terbanyak adalah ayam jantan ras pedaging ialah 43.802.742 ekor. Demikian pun dengan jumlah  unggas bibit nan ikut, terbanyak merupakan variasi ayam ras pedaging mencecah  3.186.200 ekor.Produksi daging yang dihasilkan terbit ke 4 (empat) spesies unggas tersebut pada perian 2013 merupakan ayam kampung 5.541,90 ton, ayam aduan ras pedaging 41.782,1 , ayam aduan ras petelur 515,90 ton dan itik 57,00 ton. Sementara itu produksi telur yang dihasilkan dari ayam jago ras, ayam kampung dan itik sebanyak 13.657,1 ton.





POTENSI PETERNAKAN KALIMANTAN TIMUR

Pemprov Kaltim berkomitmen bagi membantu program pemerintah ki akal, ialah Pencapaian Swasembada Daging Sapi dan Munding (PSDSK) periode 2014 nan ditetapkan Kementerian Pertanian. Melalui Dinas Peternakan (Disnak) Kaltim berjenis-jenis upaya mutakadim dilakukan di 14 kabupaten/kota se Kaltim.

Areal nan dicadangkan bakal sektor peternakan di Kalimantan Timur adalah seluas 732.586,07 ha tersebar di wilayah Kabupaten/kota.

Pada sektor peternakan ini masih memiliki kebolehjadian lakukan dikembangkan, karena sampai sekarang cak bagi pemenuhan daging ternak atau unggas cak bagi masyarakat Kalimantan Timur masih didatangkan berasal luar kawasan seperti Sulawesi Kidul, Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Usaha nan cocok untuk dikembangkan merupakan sapi perah, pembibitan dan penggemukan sapi, nangui, kambing arab/embek, pembibitan ayam aduan (petelur & pedaging) dan pabrik pakan piaraan.

Perian 2012 Kaltim siap melaksanakan beberapa program Peternakan yang diantaranya yaitu penyelamatan sapi lebah ratulebah produktif, penambahan indukan dengan melakukan pembelian sapi sari, mengoptimalkan program kawin suntik dan alam serta penyisipan pejantan pemacek agar tidak terjadi kawin antar batih.

Potensi pengembangan sapi di Kaltim yang diintegrasikan dengan sawit dengan dugaan dua ekor sapi perhektare,  dikembangkan 615.176 ekor bagi luasan lahan sawit berproduksi detik ini yang menyentuh 307.588 hektare


POPULASI Piaraan Tutup tahun MENURUT Macam DAN KABUPATEN/KOTA (EKOR)

TABEL 1

KABUPATEN/Daerah tingkat SAPI SAPI PERAH KERBAU KAMBING DOMBA BABI KUDA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1. PASIR

2. KUTAI BARAT

3.KUTAI  KARTANEGARA

4. KUTAI TIMUR

5. BERAU

6. MALINAU

7. BULUNGAN

8. NUNUKAN

9. PANAJAM PASER Lor

10. TANA TIDUNG

11. BALIKPAPAN

12. SAMARINDA

13. TARAKAN

14. BONTANG

12.189

6.236

23.464

15.022

10.972

1.574

5.181

5.492

10.440

716

1.652

5.681

1.064

296

5

29

2

9

554

378

3.425

787

171

121

24

3.158

1.200

48

82

46

14

4.847

5.462

6.828

6.977

5.830

603

6.099

2.337

4.982

347

2.087

12.635

966

279

58

23

4

268

11

33.106

4.893

5.800

1.968

12.311

6.165

14.828

1.045

919

828

7.348

4.288

2.229

48

2

13

26

7

7

5

JUMLAH :

2011

2010

2009

2008

2007

99.979

108.460

101.176

91.297

81.746

45

24

10.008

13.646

13.401

11.821

9.091

60.279

65.270

63.295

56.045

61.105

364

929

930

909

894

95.728

95.381

87.568

78.590

71.753

108

131

124

108

69


POPULASI UNGGAS Akhirusanah MENURUT JENIS UNGGAS DAN KABUPATEN/KOTA

Diagram 2

KABUPATEN/KOTA Ayam jago BUKAN RAS AYAM RAS PEDAGING Ayam jago RAS PENELUR ITIK
(1) (2) (3) (4) (5)

1. PASIR

2. KUTAI BARAT

3. KUTAI KARTANEGARA

4. KUTAI TIMUR

5. BERAU

6. MALINAU

7. BULUNGAN

8. NUNUKAN

9.PANAJAM PASER

  UTARA

10. TANA TIDUNG

11. BALIKPAPAN

12. SAMARINDA

13. TARAKAN

14. BONTANG

837.449

251.413

2.280.474

557.800

396.341

128.250

162.197

97.237

93.854

3.917

32.684

405.390

587.530

36.284

2.050.000

153.348

16.737.931

1.821.500

1.509.572

229.747

586.072

105.800

35.191

14.065

4.477.000

6.646.010

22.299.116

1.781.200

1.275

13.451

968.878

15.000

13.451

700

4.897

14.700

70.000

210.700

26.197

5.017

12.890

10.375

32.407

11.213

37.347

16.134

4.746

25.492

27.295

2.398

1.199

45.415

17.192

679

Jumlah :

2011

2010

2009

2008

2007

5.870.820

5.411.442

4.353.760

3.173.445

3.129.800

38..446.552

36.510.354

39.485.000

26.945.910

23.832.200

1.344.266

1.228.666

1.370.150

1.041.819

947.600

244.782

223.142

192.959

138.540

161.000

Sampai pengunci tahun 2012, populasi ternak yang terbesar jumlahnya di Kalimantan Timur adalah sapi (termasuk sapi perah) yaitu sebanyak 108.697 ekor. Dibanding dengan keseluruhan

Sebutkan Lima Tumbuhan Hasil Perkebunan Di Indonesia

Source: https://kaltimprov.go.id/halaman/potensi-perkebunan-pertanian-dan-perternakan