Wow Ternyata Medali Olimpiade Tokyo Terbuat Dari Daur Ulang 47 Ton Sampah Elektronik

Wow Ternyata Medali Olimpiade Tokyo Terbuat Dari Daur Ulang 47 Ton Sampah Elektronik

Ternyata Bintang Olimpiade Tokyo 2020 Terbuat dari Limbah Elektronik

Ilustrasi medali emas Olimpiade Tokyo. Reuters


TEMPO.CO, Jakarta
– Ajang olahraga internasional
Olimpiade Tokyo 2020
yang mutakadim digelar sejak 23 Juli 2021 ini menggudangkan bilang keunikan. Pelecok satunya medali olimpiade yang diberikan kepada atlet nan berhasil memenangkan perlombaan latihan jasmani tersebut. Alamat medali olimpiade ini berbahan radiks limbah elektronik yang di daur ulang. Lalu bagaimana penjelasannya?

Dilansir daric

insider.com

, sebanyak 5000 medali emas, perak, dan perunggu kerjakan atlet jago di Olimpiade Tokyo 2020 menggunakan mangsa radiks
limbah elektronik
(e-waste) yang di daur ulang. Beberapa barang elektronik mantan seperti telepon seluler, baterai bekas, komputer, dan komoditas-barang arena elektronik lainnya masuk digunakan dalam pembuatan medali olimpiade.

Titipan ini bernama

Tokyo 2020 Medal Project

dan bernasib baik respon konkret berpangkal berbagai halangan, termaktub warga Jepang sendiri. Dikutip dari


bbc.com,

 hal ini ditandai dengan total pengumpulan limbah elektronik mencapai korban yakni 2.700 gr sejak sejak April 2018.

Terdapat keunikan partikular atas upaya yang dilakukan makanya panitia Olimpiade Tokyo 2020.


Pertama,


proyek ini bertujuan untuk memproduksi medali 100 tip berpokok daur limbah elektronik.


Kedua,


barang-produk jebolan elektronik tersebut berasal dari penduduk Jepang.

Sebagaimana disampaikan oleh laman


compoundchem.com,


kiriman ini dilatarbelakangi dari sampah barang-produk bekas elektronik ini yakni sampah lokal dengan jumlah yang membludak di dunia saat ini.

Panitia Olimpiade Tokyo 2020 melihat kondisi ini seumpama sebuah kebolehjadian yang dapat dimanfaatkan. Buat warga Jepang yang memiliki dagangan palagan elektronik yang mutakadim tidak digunakan, boleh menghadiahkan ke panitia.

Baca Juga :  Nama Ff Bucin

Dikutip semenjak


olympics.com,


proyek tersebut dinilai menyerahkan keuntungan baik bagi warga dan panitia. Keikhlasan kesempatan ini mempermudah warga bakal membuang sampah dengan kesepakatan.

Selain itu, panitia juga memperoleh simpanan objek pembuatan bintang dalam jumlah banyak. Programa ini sekali lagi merupakan kontribusi kepedulian terhadap isu limbah elektronik dan mewujudkan masyarakat nan ramah lingkungan dan berkelanjutan .

Pemakaian limbah elektronik eks sebagai alamat asal pembuatan
medali
olimpiade sudah pernah dilakukan sebelumnya. B

eberapa kancah gerak badan internasional seperti

Olimpiade Musim Cahang di Vancouver 2010 dan

Olimpiade Rio 2016

turut menggunakan sebagian limbah elektronik ibarat bahan pembuatan medali olimpiade.

NAOMY A. NUGRAHENI

Baca juga:
Semua Medali di Olimpiade Tokyo Hasil Daur Ulang Ponsel dan Laptop Tua






Rekomendasi Berita

Kota Pariaman Bersiap Miliki Pusat Daur Ulang Sampah Senilai Rp 3,4 Miliar

23 jam lalu


Kota Pariaman Bersiap Miliki Pusat Daur Ulang Sampah Senilai Rp 3,4 Miliar

Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat membangun Kancing Daur Ulang sampah di Desa Tungkal Utara, Kecamatan Pariaman Utara senilai Rp 3,4 miliar.

Amerika Gandeng Sektor Swasta di Indonesia Atasi Problem Sampah

7 hari lalu


Amerika Gandeng Sektor Swasta di Indonesia Atasi Ki kesulitan Sampah

Pengelolaan sampah membutuhkan kooperasi dari pemerintah negeri, swasta dan investasi.

Curug Leuwi Hejo, Keindahan Eksotis Riam kecil Tak Jauh dari Jakarta

8 musim dahulu


Curug Leuwi Hejo, Kegagahan Eksotis Air terjun Tak Jauh berbunga Jakarta

Curug Leuwi Hejo ini punya kedalaman sekitar 1,5 meter hingga 2 meter sehingga pengunjung harus tetap berhemat saat berenang,

Baca Juga :  Link Daftar Online Banpres Umkm Tahap Ii Yogyakarta

Cak regu Siswa Indonesia Boyong Bintang di Olimpiade Ilmu perbintangan 2022

14 hari sangat


Tim Siswa Indonesia Boyong Medalion di Olimpiade Astronomi 2022

Tim Astronomi Indonesia bertelur meraih tiga medalion perak dan satu medali kuningan.

Sebut Laut Indonesia Dicemari Sampah, Ini Solusi KKP

16 hari dahulu


Sebut Laut Indonesia Dicemari Sampah, Ini Solusi KKP

Sakti Wangsit Trenggono mengatakan kondisi laut di Indonesia telah dicemari sampah.

GIIAS 2022: Isuzu Donasikan 1 Unit Mobil Operasional kepada Bank Sampah Latanza

21 periode habis


GIIAS 2022: Isuzu Donasikan 1 Unit Mobil Operasional kepada Bank Sampah Latanza

Isuzu bermitra dengan Bank Sampah Latanza sejak Februari 2022 dan sudah lalu berkontribusi buat mengolah sampah sebanyak 1.142,88 ton.

Siswa Indonesia Raih 8 Tanda jasa intern Ajang IOI 2022

21 masa lewat


Siswa Indonesia Raih 8 Bintang dalam Ajang IOI 2022

Sebanyak delapan siswa yang menggantikan Indonesia privat kancah International Olympiad in Informatics (IOI) ke-34 meraih per medalion.

Indonesia Peringkat 6 Islamic Solidarity Games: Simak Daftar Peraih Medalinya

22 masa lalu


Indonesia Peringkat 6 Islamic Solidarity Games: Simak Daftar Peraih Medalinya

Rombongan Indonesia ketika ini menempati peringkat keenam klasemen provisional Islamic Solidarity Games 2022.

Programa Hampa Waste Trekker, Upaya Pemudi Pencinta Bendera Selamatkan Ancala Rinjani

24 periode lalu


Programa Zero Waste Trekker, Upaya Perempuan Pencinta Alam Selamatkan Bukit Rinjani

Para pendaki gadis ini akan dikenalkan dengan lingkungan Giri Rinjani dan kondisi lapangan cak bagi menciptakan menjadikan inovasi penanganan sampahnya.

Surat berharga Hujan angin Kemarin, Sampah di Pintu Air Manggarai Capai 244 Meter Kubik

24 periode lalu


Sekuritas Hujan Kemarin, Sampah di Pintu Air Manggarai Capai 244 Meter Kubik

Baca Juga :  Cara Membuat Lampu Tidur Dari Kardus

Eskalasi volume sampah kiriman di Gapura Air Manggarai disebabkan kebulatan hati curah hujan angin yang tinggi sejak kemarin magrib

Wow Ternyata Medali Olimpiade Tokyo Terbuat Dari Daur Ulang 47 Ton Sampah Elektronik

Source: https://tekno.tempo.co/read/1490487/ternyata-medali-olimpiade-tokyo-2020-terbuat-dari-limbah-elektronik